Sulaiman At-Taimi Membaca Satu Ayat, Sejak Isya Hingga Fajar

Diceritakan dari Ma’mar, “Sulaiman at-Taimi shalat di sampingku setelah akhir malam dari waktu Isya. Aku mendengar bahwa dalam shalatnya dia membaca surat Tabarak, ‘Maha Suci Allah Yang di Tangan-Nya-lah segala kerajaan.’ Sampai pada ayat,

فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُوا

‘Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram.’ (QS. Al-Mulk: 27)

Dia mengulang-ulang ayat ini hingga orang-orang yang berada di mesjid tinggal sedikit karena banyak yang pulang. Aku juga pulang ke rumahku. Kemudian, ketika aku kembali ke mesjid untuk mengumandangkan azan subuh, aku mendapati Sulaiman At-Taimi masih berada di tempat semula sebagaimana saat tadi malam aku meninggalkannya.

Dia masih berdiri sambil mengulang-ulang bacaan ayat tersebut,

فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُوا

Ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram.’(QS. Al-Mulk: 27)” (Al-Hilyah: 3/29)

Sumber: 99 Kisah Orang Shalih, Muhammad bin Hamid Abdul Wahab, Darul Haq, Cetakan ke-5, Shafar 1430/2009.
(Dengan penataan bahasa oleh redaksi )


———-
Sumber: Kisah Muslim – www.kisahmuslim.com / Jumat,21 Januari 2011

Print Friendly