Pendeta A.J Wensinck Belajar Islam untuk Menghancurkan Islam

SEMANGAT TINGGI PENDETA A.J WENSINCK DALAM MEMPELAJARI ISLAM

Islam adalah agama yang paling sempurna, sehingga membuat seluruh agama-agama lain merasa iri ,dengki dan menaruh dendam kesumat terhadap setiap pengikut setianya. Hal ini menyebabkan beragam pihak mulai menguliti ajaran islam guna menjatuhkan wibawanya serta mencari-cari keraguan guna menahan laju manusia yang hendak mendapatkan hidayah.

Namun sebagaimana para penjahat agama itu berusaha mati-matian menjatuhkan wibawa agama ini, namun dengan izin Allah usaha mereka itu justru membawa berkah bagi agama islam itu sendiri. Misalnya mereka membuat buku kamus terjemahan Arab-Perancis sehingga memudahkan para Ulama menerjemahkan Al-Quran ke bahasa mereka. Ada juga yang malah mengumpulkan lafal-lafal hadits sehingga menjadi rujukan para ahli hadits di zaman sekarang padahal tujuan asal mereka adalah untuk mencampur adukkan hadits Rasulullah. Hal ini sebagaimana kata Imam Syafi’i:

”Biarlah mereka mencela-celaku…
sebagaimana gaharu yang semakin di bakar…
justru aroma wanginya menyebar kemana-mana…”

Usaha-usaha yang awalnya dengan niat jahat justru menjadi bumerang atas mereka beribu-ribu kali lipat.

ARENT JOHANNES WENSINCK 1882-1939 M

Seorang Orientalis juga pendeta Belanda yang bekerja sebagai profesor bahasa Arab di Universitas Leiden di Belanda sejak tahun 1972 M. Hingga kematiannya, Ia banyak sekali mengunjungi negeri-negeri islam seperti Mesir, SYiria dan semenanjung Arabia lainnya. Ia banyak menekuni bidang hadits Nabawi, dan mengarang kitab berbahasa Inggris tentang kamus lafal hadits Nabawi yang dia keluarkan dari 14 kitab Sunan dan Sirah, yang kemudian di terjemahkan ke bahasa arab kembali oleh Muhammad Fuad Abdul Baqi dan dinamakan (مفتاح كنوز السنة) Miftah kunuz As-Sunnah.

Ia sempat menjadi ketua bidang pengetahuan islam tahun 1925 M. yang mana ia terjemahkan karangan dengan tiga bahasa sekaligus sehingga jadilah 4 jilid besar. Ia juga banyak mengarang berbagai tulisan dengan materi yang berbeda-beda. Diantaranya buku berbahasa inggris tentang Islam dan pemeluknya. (Dari kitab الأعلام للزركلي tentang wensinck).

Sebagai seorang Kristen yang anti Islam , ia banyak mencurahkan waktunya untuk mengkaji Islam terutama Hadits guna menjatuhkan dan menghina islam itu sendiri. Itulah sebabnya dia sempat dijatuhkan pekerjaannya di Mesir akibat tulisannya yang secara terbuka menyinggung Umat islam. Sudah tak terbilang lagi berapa banyak pemikirannya yang mengilhami para sekularis dan liberalis negeri ini. Bahkan hal ini sudah masuk secara besar-besaran di berbagai mata kuliah di kampus-kampus berlabel Islam yang sejatinya mencerminkan pola dan akidah barat yang hanya mendewakan akal dan tidak beriman kepada perkara gaib.

Dibalik maksud jahatnya, dia juga mengarang sebuah karya besar yang kemudian justru dipakai kaum muslimin dalam memudahkan pencarian lafal hadits yaitu bukunya :” A Handbook muhammadan Tradition: Alphabetically Arranged” yang setelah di terjemahkan ke bahasa arab menjadi ”Miftah Kunuz As-sunnah ” dan ” al-Mu’jam al-Mufahrass li Alfazh al-Ahadits Al-Nabawi’‘.

Lihatlah bagaimana semangatnya ia menjatuhkan islam. Karangan tebal dan besarnya menjadi bukti betapa bencinya ia terhadap Islam dan betapa semangatnya ia dalam usaha menjatuhkan islam. Namun apa dikata, justru usahanya itu menjadi bala bantuan bagi kaum muslimin. Sehingga benarlah sabda Rasulullah Shalaallhu’alaihiwasallam :

 

WENSINCK

Ditulis dan di terjemahkan ke bahasa indonesia oleh ustadz Fauzi Rifaldi (Mahasiswa Jurusan Akidah dan dakwah, Islamic Univ. Of Madina KSA.)


———-
Sumber: Kisah Muslim – www.kisahmuslim.com / Selasa, 9 Desember 2014

Print Friendly