Jangan Melakukan Kesalahan Yang Sama

Jangan Melakukan Kesalahan yang Sama

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لاَ يُلْدَغُ الْمُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ ». متفق عليه

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Seorang yang beriman tidak terperosok di satu lubang yang sama dua kali”. (Muttafaqun ‘alaih).

Pelajaran dari hadis ini:

1. Lafazh hadis ini dalam bentuk kabar berita, tetapi maknanya adalah larangan, maksudnya adalah orang yang beriman yang cerdik dan pandai, tidak boleh lengah sehingga masuk ke dalam suatu kesalahan dua kali dan dia tidak menyadarinya.

2. Hadis ini bisa juga bermakna peniadaan, maksudnya adalah orang yang beriman yang pandai tidak akan pernah masuk terperosok ke dalam suatu kesalahan dua kali.

3. Kesalahan yang sama di dalam hadis ini, baik di dalam perkara agama ataupun dunia. Pelajaran 1-3 lihat kitab Fath al Bari, karya Ibnu Hajar, 10:530.

4. Seorang yang beriman jika melakukan perbuatan dosa maka hendaklah hatinya seperti orang yang disengat; tidak tenang dan tidak mengulangi, sebagaimana yang dilakukan Nabi Yusuf ‘alaihissalam setelah keinginan beliau dengan Zulaikha, senantiasa beliau tidak berbicara dengan wanita sampai menutupi wajah beliau dengan penutup. Lihat kitab: Faidh al-Qadir, karya al Munawi, 6:588.

Ditulis oleh: Abu Abdillah Ahmad Zainuddin

Artikel www.PengusahaMuslim.com

 

———-

Sumber: www.pengusahamuslim.com – Kamis, 7 Juni 2012

Print Friendly