Karena Allah Menyayangi Kita

Kau mungkin pernah melihat ketika seorang anak menjadi kotor, maka ibunya memandikannya.

Lalu suara tangisan anak itu terdengar dan kaupun bertanya, “Kenapa anak itu menangis?.. Dimana ibunya?”

Seseorang memberitahumu, “Dia yang sedang bersamanya.”
Lantas kaupun bertanya, “Kenapa dia tidak mendiamkannya?”

Dia menjawab, “Ibunyalah yang menyebabkannya menangis.”

Kemudian kau berkata,”Seorang ibu tidak mungkin membuat anaknya menangis.”

Dia menjawab, “Anaknya kotor, dan karena cinta kepada anaknya, dia tidak mau melihat anaknya kotor. Jadi dia memandikannya agar dia bersih, sehingga dia bisa memeluknya dan menggendongnya.”

Begitu juga ketika Allah ‘azza wa jalla melihat hamba-hambanya yang dikasihi dalam keadaan kotor dan penuh dosa. Maka Allah katakan

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura: 30)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Wahai sekalian manusia, ketahuilah bahwa musibah yang menimpa kalian tidak lain adalah disebabkan karena dosa yang kalian dahulu perbuat. Dan Allah memaafkan kesalahan-kesalahan kalian tersebut. Dia bukan hanya tidak menyiksa kalian, namun Allah langsung memaafkan dosa yang kalian perbuat.”

Ditulis oleh Abu Azzam Mubarok

PengusahaMuslim.com didukung oleh . .



———-

Sumber: www.pengusahamuslim.com – Rabu,29 April 2015

Print Friendly