Shad (ص) dengan Sin (س) Kecil di Atasnya

Dalam Al-Qur’an, tulisan shad (ص) yang di atasnya terdapat sin kecil (س) ada empat*:

(1) Yabsuthu,  (2) Basthah dibaca sin (س). 

 

 

Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al-A’raf: 69)

(3) Am humul mushaitiruun boleh dibaca shad (ص) atau sin (س).

أَمْ عِندَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ الْمُصَيْطِرُونَ

Artinya: “Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhan-mu atau merekakah yang berkuasa?” (QS. Ath-Thur: 37)

(4) Bimushaithirin tetap dibaca shad (ص).

لَّسْتَ عَلَيْهِم بِمُصَيْطِرٍ

Artinya: “Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.” (QS. Al-Ghasyiyah: 22)

 

*) Empat hal ini berlaku pada bacaan Al-Qur’an riwayat Hafsh.  Di Indonesia, biasanya bacaan Al-Qur’an menggunakan riwayat ini.

Sumber:

  • Pelajaran Bacaan Gharib/Musykilat dan Hati-Hati Dalam Al-Qur’an, H. Dachlan Salim Zarkasyi, 1989, Yayasan Pendidikan Al-Qur’an Raudhatul Mujawwidin Semarang.
  • http://vb.tafsir.net/tafsir22553/#post123078

 

muslimah.or.id

———–

Sumber: www.muslimah.or.id | Rabu, 9 April 2014

Print Friendly