Terapi Bagi Dunia Islam untuk Keluar Dari Sistem Masa Kini

TERAPI BAGI DUNIA ISLAM UNTUK KELUAR DARI SISTEM MASA KINI

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan:
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Bagaimana menurut Syaikh yang mulia tentang terapi jitu bagi dunia Islam untuk keluar dari sistem yang ada di zaman ini?

Jawaban
Sesungguhnya untuk keluarnya dunia Islam dari sistem ini yang di dalamnya terkandung berbagai sekte dan aliran kepercayaan, politik, sosial dan ekonomi, adalah dengan menjalankan Islam dan memberlakukan syari’at Allah di segala segi. Dengan begitu akan bersatulah barisan dan hati kaum muslimin.

Itulah terapi bagi dunia Islam, bahkan seluruh dunia, yang kesemuanya telah dilanda kekacauan, perselisihan, kegetiran, kerusakan dan kebinasaan, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” [Muhammad : 7]

“Artinya : Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuat lagi Mahaperkasa. (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” [Al-Hajj : 40-41]

“Artinya : Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhaiNya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merubah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahKu dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.” [An-Nur : 55]

“Artinya : Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” [AH Imran : 103]

Dan masih banyak lagi ayat-ayat senada lainnya.

Namun, selama para pemimpin -kecuali yang dikehendaki Allah- mencari tuntunan dan pedoman selain Kitabullah dan Sunnah RasulNya , menentukan hukum dengan selain hukum Allah dan bercermin kepada aturan-aturan yang dirumuskan oleh musuh-musuh mereka, maka tidak akan menemukan jalan untuk keluar dari apa yang mereka saling berselisih dan berseberangan serta tetap dihinakan oleh musuh-musuh mereka dan tidak dipenuhinya hak-hak mereka. Allah menyebutkan,

“Artinya : Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri sendiri.” [Ali Imran : 117]

Semoga Allah menyatukan mereka pada petunjuk yang lurus, memperbaiki hati dan perbuatan mereka, dan menganugerahi mereka kemampuan untuk memberlakukan syari’atNya dan konsisten serta meninggalkan apa-apa yang menyelisihinya. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas itu. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

[Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, juz 5, hal, 261-262, Syaikh Ibnu Baz]

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al Masa’il Al-Ashriyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini,Penyusun Khalid Al-Juraisiy, Penerjemah Musthofa Aini dkk, Penerbit Darul Haq]

——

Sumber: www.almanhaj.or.id | 20 April 2005

Print Friendly