Rubrik Kesehatan: Kista Jinak Pada Ibu Hamil 2 Bulan

Hamil 2 Bulan Terkena Kista Jinak

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum Dokter

Saya sekarang hamil kira-kira 2 bulan. Pas di-USG terdapat kista jinak besarnya kira-kira 43 mm di rahim saya. Berbahayakah kista pada si janin? Terus dengan cara apa penyembuhanya?

Syukron jazzakallah khair Ustadz

Dari: Ibu Sri

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Jawaban:
Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan. Semoga Allah Ta’ala senantiasa menjaga Ibu dan calon bayi dan memudahkan hingga kelahiran kelak.

Kista pada rahim pada dasarnya merupakan kelainan jinak dan cenderung tidak bergejala. Penyebabnya sendiri sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. Pada kehamilan, kista berukuran kecil insya Allah tidak membahayakan janin, dan janin tetap dapat tumbuh dengan normal. Namun jika kista terus membesar dan mengisi ruangan rahim, kista dapat menghambat pertumbuhan janin, dan berakibat kelahiran prematur ataupun menyulitkan penurunan bayi ke dalam panggul saat akan dilahirkan. Meski demikian, kondisi ini sepengetahuan kami lebih sedikit ditemukan.

Pengobatan pada kista rahim yang mana rahim sedang mengandung, menurut pendapat kami sebaiknya tidak dilakukan terutama pada trimester awal kehamilan, karena dikhawatirkan dapat membahayakan janin. Terlebih lagi, umumnya kista yang tidak membesar dan tidak bergejala tidak perlu mendapat terapi khusus.

Kami anjurkan Ibu untuk terus memperbanyak doa dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar dianugerahi kesehatan selama menjalani kehamilan dan persalinan, begitu juga bayi Ibu, kemudian mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur untuk meningkatkan kapasitas antioksidan tubuh sehingga kesehatan lebih terjaga, biidznillaah. Jangan lupakan kontrol teratur pada ahli kandungan, untuk memantau perkembangan janin dan kista, agar dapat segera diambil langkah awal jika terbukti adanya kondisi yang dapat mengganggu bagi janin.

Semoga ada manfaatnya

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N. (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)

———-

Sumber: www.konsultasisyariah.com – Sabtu, 7 Juli 2012

Print Friendly