Antara Melanjutkan Studi atau Menjalani Masa Iddah

Antara Melanjutkan Studi atau Menjalani Masa Iddah

Pertanyaan:
Wanita yang ditinggal mati suaminya dan berkewajiban menjalani masa iddah, padahal ia seorang mahasiswi (pelajar putri). Apakah boleh melanjutkan studinya?

Jawaban:
Istri yang ditinggal mati suaminya wajib menjalani masa iddah di dalam rumah tempat meninggalnya suami selama 4 bulan 10 hari dan hendaknya ia hanya tinggal di situ. Ia pun berkewajiban menjauhi segala hal yang dapat memperindah dirinya dan mengundang pandangan kepadanya, yaitu berupa wewangian, celak, bedak, pakaian indah yang menghiasi tubuhnya dan sebagainya yang dapat memperindah dirinya. Kendati demikian ia dibolehkan untuk keluar siang hari jika memang diperlukan. Mahasiswi (atau pelajar putri) boleh pergi ke universitasnya karena kebutuhan belajarnya dan memahami berbagai persoalan dengan tetap menjalankan hal-hal yang diwajibkan atas wanita yang sedang menjalani masa iddah karena ditinggal mati suaminya dan menjauhi segala larangannya yang bisa menggoda kaum lelaki dan mendorong mereka untuk melamarnya.

Fatawa al-Mar’ah, al-Lajnah ad-Da’imah, hal. 142

Sumber: Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, Darul Haq Cetakan VI 2010

———-

Sumber: www.konsultasisyariah.com – Sabtu,14 April 2012

Print Friendly