Bagaimana Posisi Shaf yang Benar Antara Imam dan Makmum?

Pertanyaan:

Tolong dijelaskan apa dalil yang menyatakan bahwa posisi shaf antara imam dan makmum pada shalat jamaah adalah sejajar?
Jawaban:

Ada beberapa hadits yang menunjukkan posisi shaf sejajar antara imam dan seorang makmum, di antaranya:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ فَأَخَذَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَأْسِهِ مِنْ وَرَائِيْ فَجَعَلَنِيْ عَنْ يَمِيْنِهِ

Dari Ibnu Abbas berkata, “Aku pernah shalat bersama Rasulullah di suatu malam, aku berdiri di samping kirinya, kemudian Rasulullah menarik kepalaku dari belakang dan meletakkanku di samping kanannya.” (HR. Bukhari no. 726 dan Muslim no. 763)

Dari hadits di atas dan hadits-hadits semisal, jelas bahwa posisi seorang makmum (laki-laki) adalah di samping kanan sejajar dengan imam, dan tidak ada keterangan dalam hadits bahwa imam agak maju sedikit atau makmum mundur sedikit dari imam.

Atha` berkata,”Imam yang shalat bersama seorang makmum, (maka) shafnya berdampingan sejajar, (makmum) tidak mundur sedikit. Dan ini telah diriwayatkan dari Umar, Ibnu Umar, Ibnu Mas’ud dalam kitab al-Muwaththa’”

Ibnu Utsaimin mengatakan, ”Adapun yang dikatakan oleh para ulama bahwa sepatutnya imam agak maju sedikit, maka ini adalah pendapat yang sangat lemah, lantaran asal hukum bershaf adalah sejajar, dan tidak terdapat dalil yang menjelaskan hal ini.

Dijawab oleh Ust. Abu Ibrohim Muhammad Ali, pada Majalah Al-Furqon, edisi 12, tahun ke-6, 1428 H/2007 M.
(Dengan pengubahan aksara dan tata bahasa seperlunya oleh www.konsultasisyariah.com)

———-

Sumber: www.konsultasisyariah.com – Selasa,27 April 2010

Print Friendly