Hukum Makan Telur Mentah

Hukum Makan Telur Mentah

Assalamu’alaikum, dok apkh di perbolehkan makan telur (ayam kampung atau bebek) mentah di campur madu, pernah sy baca bahwa tdk diperbolehkan makan telur mentah sebab penyakit pada usus. bila boleh apkh bs meminum telur kemudian baru madu, ataukah hrs di minum bersamaan madu +telur dgn di kocok. jazakallah khairan. By taufiq

via Tanya Ustadz for Android

Jawaban:

Wa alaikumus salam wa rahmatullah

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Secara hukum, makan telur mentah tidak masalah, selama telur itu berasal dari hewan yang halal dimakan.

Dalam fatawa syabakah islamiyah dinyatakan,

فشرب البيض النيء جائز ، بل إن أهل الطب يذكرون أن له فوائد صحية كثيرة.
ويشترط لجواز أكل البيض – سواء كان نيئاً أو مسلوقاً-

Mengkonsumsi telur mentah hukumnya boleh. Bahkan sebagian dokter menyebutkan, telur mentah bermanfaat bagi kesehatan.

Ada beberapa persyaratan, bolehnya makan telur – baik mentah maupun rebusan,

1- أن يكون لحيوان مأكول اللحم ، كالدجاج ، والحبارى.
2- وأن لا يكون قد استحال عن حالته الأصلية ، فيصير دما أو نحو ذلك ، وهو الذي يسمى البيض المذر.

1. Telur itu berasal dari hewan yang halal dimakan, seperti ayam atau burung.

2. Isi telur belum berubah bentuk dari kondisi semula, dengan menjadi darah atau semacamnya.

واختلف الفقهاء في جواز أكل بيض الجلالة ، وهي التي غالب ما تقتات به النجاسات.
والظاهر حل أكله استصحابا للأصل لعدم ورود ما يصرف عنه

Kemudian, ulama berbeda pendapat tentang hukum makan telur hewan jalalah, yaitu binatang yang mayoritas makanannya dari kotoran atau benda najis. Dan yang lebih kuat, makan telur jalalah hukumnya halal, mengingat hukum asal segala sesuatu adalah halal, dan tidak ada dalil yang mengalihkan dari hukum asal ini.

Sumber: fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=11040

Sementara kajian medis, mengenai kombinasi yang tepat dengan madu, anda bisa tanyakan kepada ahli herbal.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh: Ustadz Ammi Nur Baits

———-

Sumber: www.konsultasisyariah.com – Rabu,11 Juni 2014

Print Friendly