Keluar Cairan Wadzi Sehabis Kencing

Ada Cairan Wadi Sehabis Kencing

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum.

Saya ingin menanyakan, apakah normal kalau saya sering mengeluarkan wadzi sehabis kencing atau saat BAB (mengejan). Dan kalau BAB, selalu keluar bersama kencing. Kalau dipegang juga seperti ada butiran-butiran kecil dan kesat. dan juga tidak berbau, apakah itu ciri-ciri wadi? Dan apakah normal? Mohon jawabannya Dokter.

Wassalamu’alaikum.

Jawaban:

Wa’alaikumussalam.

Sebelumnya mungkin Anda perlu tahu beda antara mani, madzi, dan wadi.

1. Mani

Ini sudah di ketahui oleh banyak orang. Hukumnya adalah SUCI

Ciri-cirinya:

  1. Keluar dengan syahwat.
  2. Setelah keluarnya badan menjadi sedikit melemah (rilek).
  3. Warnanya putih dan ada juga kekuning-kuningan.
  4. Tebal tidak tipis/fragile.
  5. Keluar dengan memancar (muncrat) dalam beberapa kali pancaran.
  6. Baunya menyerupai mayang kurma atau bau adonan. Jika kering baunya seperti putih telur yang kering.

2. Madzi

Ini memang agak susah dibedakan dengan mani jika tidak tahu benar bedanya. Hukumnya NAJIS.

Madzi adalah cairan yang tipis, kental dan transparan tidak berwarna, keluar ketika mencumbu atau mengingat-ingat jima’, menginginkan, melihatnya atau yang lain. Keluar dalam bentuk tetesan pada kepala penis, bisa jadi ia tidak merasakan ketika keluarnya.

3. Wadzi

Ini juga jarang diketahui oleh orang. Hukumnya NAJIS.

Keluar setelah kencing dan tidak kental, berwarna putih tebal menyerupai kencing dalam ketebalan tetapi berbeda dalam hal kekeruhan dan bau.

(Diringkas dari: http://www.saaid.net/bahoth/31.htm)

Memang setelah kencing yang keluar adalah wadzi, akan tetapi kami tidak tahu jenis apa yang keluar ketika mengedan BAB. Apalagi anda katakan ada seperti butiran-butiran jika dipegang. Jika memang ada butiran itu bisa jadi kristal (batu kecil-kecil) dalam cairan kencing. Bisa jadi ini adalah gejala awal kencing batu karena batu pada saluran kemih terbentuk dari kristal-kristal tersebut.

Ada baiknya ada melakukan pemeriksaan urin di laboratorium untuk memastika butiran-butiran tersebut jenisnya apa dan mungkin akan bisa didiagnosa kelaianan yang ada pada anda.

Dijawab oleh: dr. Raehanul Bahraen (Alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh spesialis patologi klinik di Fakultas Kedokteran UGM)

. . .

.

  • .

———-

Sumber: www.konsultasisyariah.com – Minggu,15 September 2013

Print Friendly