Bagaimana Bila Si Kecil Keracunan?

Terkadang dalam mengurus balita banyak terjadi hal-hal
yang tidak kita inginkan.Misalnya saja buah hati kita menelan sesuatu yang
mengakibatkan keracunan.Keracunan yang terjadi umumnya karena faktor ketidak
sengajaan dalam penggunaan.

 

Keracunan seperti ini seringkali terjadi pada anak-anak balita yang belum
tahu bahayanya.Jenis bahannya beragam yang dimana biasanya sering digunakan
disekitar rumah kita.Seperti minyak tanah,detergent,bahan pembersih dan
lain-lainnya. Nah,..bagaimana bila hal itu menimpa pada buah hati kita??nah
ikuti tips-tips berikut ini…

 

1.Keracunan Minyak Tanah & Bensin

 

Keracunan minyak tanah dan bensin berbahaya bagi anak bila tidak segera
ditolong.Keracunan minyak tanah atau bensin dapat terjadi karena anak meminum
atau menghirup secara sengaja atau tidak sengaja.Keracunan bahan ini akan
menyebabkan anak mengalami peradangan dan pembengkakan paru-paru.

 

Gejalanya:
Keracunana ini akan menyebabkan mulut terasa seperti terbakar
yang diikuti dengan mual dan muntah-muntah, penglihatan kabur, kadang diare
dengan kotoran mengandung darah serta mabuk dan kehilangan kesadaran.

 

Pengobatan:
Untuk mengobati jenis keracunan ini sebaiknya orangtua
mengupayakan agar anak tidak muntah.Bila anak muntah akan menyebabkan rusaknya
sistem lambung dan paru-paru.Sebaiknya penderita segera dipindahkan ketempat
yang berudara bersih dan diberi minum 2 gelas susu, es krim, atau 1 sendok
minyak kelapa.Bila perlu, penderita diberi pernapasan buatan.Selanjutnya
penderita segera dibawa kerumah sakit dengan sikap setengah telungkup dan kepala
agak miring kebawah.

 

2.Keracunan Detergent

 

Detergent umumnya digunakan untuk mencuci alat-alat rumah tangga. Bahan-bahan
penyusun detergent mengandung racun yang berbahaya bila ditelan atau
diminum.

 

Gejalanya:
Umumnya anak yang keracunan ini akan mengalami muntah-muntah,
sakit kepala hebat, sakit perut dan diare yang terus menerus dan
kejang-kejang.

 

Pengobatan:
Untuk mengatasi anak yang keracunan detergent, berilah ia
minum 4-7 gelas air putih lalu 2 gelas susu (usahakan susu segar).Untuk
menghindari hal-hal yang tidak diinginkan segeralah bawa buah hati kita kerumah
sakit atau puskesmas.

 

3.Keracunan Bahan Pembersih (lysol)

 

Banyak iburumah tangga menggunakan bahan pembersih ini yang tergolong dalam
larutan basa.Selain bahan pembersih yang sejenis dengan ini adalah kapur tohor
dan amonia cair.

 

Gejalanya:
Penderita yang keracunan bahan ini akan menunjukkan gejala
mual, muntah, dan sulit menelan atau berbicara, nafas terasa tersumbat dan
bahkan terkadang bisa terjadi sikecil jatuh pingsan.

 

Pengobatan:
Anak yang tertelan larutan ini dapat ditolong dengan
menetralkan larutan tersebut.Namun, tidak diperkenankan memuntahkan larutan yang
sudah tertelan. Sebaiknya penderita diberi minum air cuka encer (1 bagian cuka
dengan 6 bagian air) atau air jeruk peras (3-4 buah dalam segelas air).Setelah
itu penderita diberi minum 2 sendok makan minyak kelapa.Selanjutnya anak segera
dibawa kerumah sakit atau puskesmas terdekat.Bila larutan ini mengenai mata
sikecil, obati dengan meregangkan pelupuk mata anak selebar-lebarnya dan rendam
selama 15-20 menit dalam air bersih yang mengalir.

 

Nah, semoga tips-tips diatas bermanfaat bagi ukhti semua terutama ummahat
yang memiliki buah hati.

 

Dikutip dari:Mencegah dan Mengatasi Cedera pada Balita,Penerbit
Trubus.

———-
Sumber: JILBAB.OR.ID – www.jilbab.or.id – Minggu,27 Juli 2003/27 Jumadil Awal 1424H

Print Friendly