Memberi Salam Sebelum atau Ketika Masuk Masjid

Banyak dari kalangan orang-orang Islam (Muslimin maupun Muslimah) yang masuk ke dalam masjid tidak memberi (tidak mengucapkan) salam kepada jemaah yang berada di dalam masjid. Meninggalkan dari memberi salam kepada jemaah di dalam masjid adalah perbuatan yang menyalahi sunnah Rasulullah dan amalan para sahabat.

Mungkin ada di kalangan mereka yang takut mengganggu orang yang sedang sholat sedangkan terdapat hujah atau dalil-dalil dari syariat yang memerintahkannya agar terlebih dahulu memberi salam sebelum memasuki setiap rumah yang ingin kita masuki, terutama rumah Allah yaitu masjid atau mushola lebih diutamakan.

Sebagai contoh, terdapat sebuah hadits shahih dari Ibnu ‘Umar radiyallahu ‘anhuma:

“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam masuk ke dalam masjid Bani ‘Amr bin ‘Auf (masjid Quba) dan menunaikan sholat di dalamnya. Tidak lama kemudian masuklah orang-orang Anshar dan memberi salam kepada baginda. Saat itu Rasulullah masuk bersama Shuhaib. Karena itu aku pun bertanya kepada Shuhaib: “Apa yang dilakukan Rasulullah ketika diucapkan salam (sementara Rasulullah menunaikan sholat) Shuhaib menjawab: Bagaimana menjawab dengan isyarat tangannya”.

Malah diperbolehkan memberi salam kepada jamaah yang sedang sholat, begitu juga kepada mereka yang sedang sholat atau para jamaah yang sedang menunaikan sholat berjamaah sebagaimana yang jelas dalilnya dari hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

“Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengutusku untuk suatu keperluan. Kemudian aku mendapati baginda sedang sholat. Aku mengucapkan salam kepada baginda. Dan baginda memberikan isyarat (dengan tangannya) kepada ku. Selesai sholat baginda memanggilku dan bersabda: Sesungguhnya ketika kamu mengucapkan salam tadi aku sedang sholat”. HR. Muslim (1/383) (Kitab al-Masjid wa-Mawadhi’ as-Sholah. Bab Tahrimul Kalam Fis-Sholah).

 

Disadur dari buku “Cara Memberi dan Menjawab Salam yang Sunnah dan Bid’ah” oleh Ustadz Rasul bin Dahri terbitan PT. Syarikat Ummul Qura.


———-
Sumber: JILBAB.OR.ID – www.jilbab.or.id – Rabu, 1 Januari 2014/28 Safar 1435H

Print Friendly