Dua Sebab Keluarnya Seseorang Dari Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

DUA SEBAB KELUARNYA SESEORANG DARI MANHAJ AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

Ibnu Baththah rahimahullah berkata,

“Ketahuilah  wahai saudara-saudaraku, aku telah berpikir tentang sebab yang mengeluarkan sekelompok orang dari As Sunnah dan al Jamaah, lantas menggiring mereka menuju bid’ah dan keburukan, sekaligus membuka pintu bencana bagi hati mereka dan menghalangi cahaya kebenaran dari pandangan mereka.

Aku dapati bahwa  sebabnya ada dua sisi:

(Sebab) pertama: Membahas, berdalam-dalam, dan banyak bertanya tentang hal-hal yang tidak membahayakan apabila orang berakal tidak tahu, tidak pula bermanfaat bagi orang beriman apabila memahaminya.

(Sebab) yang lain:  Duduk bergaul dengan orang yang tidak dirasa aman dari fitnahnya, yang bersahabat dengannya justru merusak kalbu.”

[al Ibanah al Kubra, 1/390, karya Ibnu Baththah]

Alih Bahasa: Syabab Forum Salafy Indonesia

***

: قال ابن بطة رحمه الله

«اعلموا إخواني أنِّي فكَّرتُ في السبب الذي أخرج أقوامًا من السنَّة والجماعة، واضطرَّهم إلى البدعة والشناعة، وفتح باب البليَّة على أفئدتهم، وحجب نور الحقِّ عن بصيرتهم، فوجدتُ ذلك من وجهين

 أحدهما:  البحث والتنقير وكثرة السؤال عمَّا لا يغني ولا يضرُّ العاقلَ جهلُه،

.ولا ينفع المؤمنَ فهمُه

.والآخر: مجالسة من لا تُؤْمَن فتنتُه، وتُفسد القلوبَ صحبتُه»

[«الإبانة الكبرى» لابن بطَّة (1/ 390)]

———-
Sumber: Forum Salafy – www.forumsalafy.net – Selasa,17 Pebruari 2015/27 Rabiul Akhir 1436H

Print Friendly