Nasehat Bagi Akhwat Yang Menolak Poligami

NASEHAT BAGI AKHWAT YANG MENOLAK POLIGAMI

Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albany rahimahullah

Intinya bahwasanya pemikiran untuk menolak atau tidak mau melakukan poligami yang menjalar pada gadis-gadis muslimah adalah pemikiran yang sangat berbahaya dan menyelisihi syariat Islam. Maka hendaknya mereka membuang hawa nafsu pribadi dan menundukkan diri mereka kepada hukum-hukum syariat. Kalau tidak demikian, maka mereka tidak menjadi muslimah yang shalihah dengan sebenarnya sebagaimana yang sering diklaim oleh sebagian mereka bahwa mereka adalah wanita yang multazimah (berpegang teguh dengan syari’at Allah –pent). Tetapi ketika diarahkan kepada hukum syari’at semacam ini, dia mengingkarinya. Padahal Allah Azza wa Jalla berfirman dalam ayat yang jelas dalam Al-Qur’an:

فَلا وَرَبِّكَ لا يُؤْمِنُوْنَ حَتَّى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لا يَجِدُوْا فِيْ أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

“Maka demi Rabbmu, mereka pada hakekatnya tidak beriman hingga mereka menjadikan dirimu sebagai hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak menjumpai dalam hati mereka suatu keberatan sedikitpun terhadap keputusan yang engkau tetapkan, dan mereka tunduk menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisa’: 65)

Maka saya menasehati para gadis agar mereka membuang jauh-jauh dari pikiran mereka masalah tidak membolehkan poligami kecuali karena darurat. Bahkan bolehnya poligami bukan karena alasan darurat. Dan hal itu lebih baik bagi para pemuda muslim karena adanya larangan melampiaskan syahwat seperti hewan. Maksudnya menyalurkan syahwatnya dengan cara yang halal dengan menikahi istri kedua, lebih baik baginya dibandingkan dengan dia menyalurkannya dengan cara yang haram, misalnya dengan cara memiliki pacar atau kekasih gelap yang itu merupakan perkara yang haram. Hanya kepada Allah saja kita memohon pertolongan.

Sumber artikel: https://www.youtube.com/watch?v=gtPGTV6P4Os

Audio Download di Sini

Alih bahasa: Abu Almass
Senin, 29 Syawwal 1435 H


———-
Sumber: Forum Salafy – www.forumsalafy.net – Rabu,27 Agustus 2014/1 Dzulkaidah 1435H

Print Friendly