Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam

Mengenal lebih dekat kehidupan Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam

Suatu hari Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam berkata kepada `Aisyah radhiyallahu `anha…, Ya `Aisyah apakah dirimu memiliki makanan? Maka `Aisyah berkata, ’Ya Rasulallahi kami tidak memiliki sesuatu untuk dimakan, maka Beliau shallallahu `alaihi wa sallam berkata, ’kalo demikian maka saya berpuasa.’ Setelah itu rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam keluar dari rumah, maka `Aisyah radhiyallahu `anha berkata, kami diberi hadiah atau datang kepada kami orang yang ziarah membawa hadiah. Maka ketika Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam datang, `Aisyah berkata, ’ya rasulallahi aku simpan makanan hadiah untukmu, Beliau shallallahu `alaihi wa sallam berkata, ’makanan apa ? `Aisyah berkata: haisun (kurma kering yang dicampur mentega dan keju),  Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam berkata, ’datangkan makanan tersebut, maka `Aisyah membawa haisun dan Beliau shallallahu `alaihi wa sallam pun memakan haisun. Kemudian Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam berkata, ’ tadi pagi aku berpuasa. [HR. Muslim]

Ikhwati fillah rahimakumullah… Hadits `Aisyah Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam tersebut memiliki beberapa faedah , diantaranya :

1. Zuhudnya Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam dalam kehidupan dunia dan ujian kemiskinan, padahal beliau adalah utusan Allah untuk umat, bersamaan dengan itu beliau dengan keluarganya tidak memiliki apa-apa.

2. Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam tidak mengetahui perkara yang ghaib, seandainya beliau mengetahui perkara yang ghaib tentu beliau tidak akan bertanya kepada `Aisyah apakah ada makanan atau tidak.

3. Didalam hadits tersebut terdapat hiburan bagi seorang muslim untuk tidak protes, marah ketika diuji kemiskinan, Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam adalah sebaik-baik manusia, namun beliau tetap diuji, lantas bagaimana dengan kita ?

4. Didalam hadits tersebut terdapat hiburan bagi seorang penuntut ilmu untuk sabar dalam segala kekurangan sisi dunia,karena seseorang tidak tahu ketika diuji harta dunia, apakah dirinya bisa terus istiqomah dalam belajar? atau justru lalai dari menimba ilmu karena terjatuh fitnah dunia.

Ikhwati fillah rahimakumullah….

Sesuatu yang dikhawatirkan Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam adalah ketika umat islam  tertipu dengan kehidupan dunia, Demi Allah bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan menimpa kalian, akan tetapi yang aku khawatirkan ketika kalian berlomba-lomba dalam perkara dunia sebagaimana umat terdahulu, kemudian kalian binasa sebagaimana umat terdahulu binasa dengan sebab dunia, itulah nasehat beliau shallallahu `alaihi wa sallam agar kita tidak tertipu dengan kehidupan dunia

5. Seorang istri seharusnya memiliki perhatian untuk kebaikan suaminya,didalam hadits tersebut ‘Aisyah radhiallohu ‘anha memiliki sifat peduli terhadap rasululloh shallallohu ‘alaihi wa sallam.  Itulah sekilas sisi kehidupan suri tauladan kita,semoga fawaaid hadits tersebut menjadikan ilmu dan amal bagi keluarga kita , amin yaa mujibas saailin wal hamdulillah

Akhukum fillah abu ibrohim abdurrohman alfasawy fi markiz daarul hadits fiyusy


———-
Sumber: Forum Salafy – www.forumsalafy.net – Jumat,21 Pebruari 2014/20 Rabiul Akhir 1435H

Print Friendly