Apakah Termasuk Bersabar Membiarkan Anak Dalam Kemaksiatan

APAKAH TERMASUK BERSABAR MEMBIARKAN ANAK DALAM KEMAKSIATAN

Al Ustadz Ayip Syafruddin hafizhahullah

Pertanyaan: Apakah termasuk orang-orang yang sabar membiarkan anaknya berbuat maksiat contohnya berkata-kata yang jelek?

Jawaban:

Ya tidak boleh bukan sabar namanya,

ya, kalau ada orang tua membiarkan anggota keluarganya berbuat kemungkaran berbuat kejelekan terus dibiarkan dayuts namanya!

Maka sebagai pimpinan keluarga harus mengarahkan, membimbing memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah perbuatan-perbuatan munkar yang terjadi di dalam rumah. Terjadi dan dilakukan oleh orang-orang yang berada di bawah tanggung jawab kita. Bimbing mereka, nasehati mereka terus berikan pemahaman untuk senantiasa istiqamah di atas al haq.

Jadi tidak termasuk sabar yang demikian, itu namanya lembek lemah. Tidak boleh membiarkan kemungkaran, yang berada di dalam atau dikerjakan oleh orang-orang yang berada di bawah tanggung jawab kita.

ﻣَﻦْ ﺭَﺃَﻯ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻣُﻨْﻜَﺮﺍً ﻓَﻠْﻴُﻐَﻴِّﺮْﻩُ
ﺑِﻴَﺪِﻩِ، ﻓَﺈِﻥْ ﻟَﻢْ ﻳَﺴْﺘَﻄِﻊْ ﻓَﺒِﻠِﺴَﺎﻧِﻪِ، ﻓَﺈِﻥْ ﻟَﻢْ
ﻳَﺴْﺘَﻄِﻊْ ﻓَﺒِﻘَﻠْﺒِﻪِ ﻭَﺫَﻟِﻚَ ﺃَﺿْﻌَﻒُ ﺍْﻹِﻳْﻤَﺎﻥِ
‏[ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ‏]

Apabila engkau melihat kemungkaran maka rubahlah dengan tanganmu, apabila tidak mampu rubah dengan lisan apabila tidak mampu dengan hatimu yang demikian ini adalah selemah lemah iman. Tidak boleh membiarkan harus diubah, apalagi itu orang yang berada dibawah kekuasaan kita. Harus kita rubah dengan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala

https://ia601403.us.archive.org/3/items/UstadzAyipSyafruddin/Hukum%20Membiarkan%20Anak%20Berbuat%20Maksiat.mp3

Download Audio Di Sini

———-
Sumber: Forum Salafy – www.forumsalafy.net – Senin,17 November 2014/24 Muharram 1436H

Print Friendly