Doa yang Terlupa

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwasanya suatu ketika Nabi melihat bekas kuning (dari minyak za’faran) terdapat di badan Abdur Rahman bin Auf, lalu beliau bertanya, “Apa ini?” Sesungguhnya saya telah menikah dengan seorang perempuan dengan maskawin seberat biji sawi dari emas, tukas Abdurrahman bin Auf. Lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengucapkan, “Barakallahu laka” (Semoga Allah memberkahimu).

 

Mendo’akan kedua mempelai

 

Hendaknya orang yang menghadiri walimah mendo’akan mempelai dengan do’a:

 

Barokallahu laka wa baaroka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fii khoir

 

artinya: Semoga Allah memberkahimu, semoga Allah memberkahi atasmu, dan mengumpulkan kamu berdua dalam kebaikan. (Riwayat Abu Darda dan Tirmidzi, Shahih)

 

Dr. Abi Maryam Majdi as Sayyid dalam “30 Pesan Nabi di Malam Pengantin” menjelaskan mengapa dalam do’a menggunakan idiom “ala” dalam “wa baaroka ‘alaika.” Hal itu dikarenakan yang dimaksudkan keberkahan tidak hanya kedua mempelai tetapi juga anak-anak dan keturunannya.

 

Mendo’akan tuan rumah, shahibul hajat

 

Di sunahkah mendo’akan tuan rumah dengan do’a:

 

Allahumaghfirlahum warhamhum wa baariklahum fiimaa rozatahum.”

 

Artinya: Ya Allah, ampunilah mereka, rahmatilah mereka dan berkahilah mereka dalam apa yang Kau rezekian kepada mereka. (Riwayat Muslim, Abu Daud, Ibnu Abi Syaibah)

 

Allahumma ath’im man ath’amani wasqi man saqooni

 

artinya: Ya Allah, berilah makan oarang yang telah memberiku makan, dan berilah minum orang yang telah memberiku minum. (Riwayat Muslim dan Hakim, Shahih)

 

Syaikh Mahmud Mahdi Al Istambuly di dalam “Pendidikan Keluarga dalam Islam” di bab “Kesunatan bagi orang yang menghadiri walimah,” setelah membawakan do’a untuk tuan rumah, beliau memberikan catatan kaki, “Di manakah doa-doa indah yang bisa melembutkan kebanyakan kamu muslimin ini? Sayang sekali kebanyakan para undangan lupa atau melupakan keharusan mendoakan para tuan rumah dengan kata-kata yang menyenangkan mereka dan menyejukkan dada mereka.”

 

==sumber: ==

 

   

 

 

 


———-
Sumber: JILBAB.OR.ID – www.jilbab.or.id – Sabtu,12 Juli 2003/12 Jumadil Awal 1424H

Print Friendly