JIKA ENGKAU BERBUAT BAIK KEPADA SESEORANG, JANGAN MEMINTA DOA KEPADANYA AGAR ALLAH YANG MENJAMIN PAHALAMU

JIKA ENGKAU BERBUAT BAIK KEPADA SESEORANG, JANGAN MEMINTA DOA KEPADANYA AGAR ALLAH YANG MENJAMIN PAHALAMU

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah

Termasuk balasan adalah meminta doa. Allah Ta’ala berfirman tentang orang-orang yang Dia sanjung:

ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻧُﻄْﻌِﻤُﻜُﻢْ ﻟِﻮَﺟْﻪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﺎ ﻧُﺮِﻳﺪُ ﻣِﻨﻜُﻢْ ﺟَﺰَﺍﺀ ﻭَﻟَﺎ ﺷُﻜُﻮﺭﺍً

“Kami memberi makan kalian hanya karena mengharapkan wajah Allah, kami tidak mengharapkan balasan dan tidak pula ucapan terima kasih dari kalian.” (QS. Al-Insan: 9)

Dan doa termasuk balasan, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

ﻣَﻦْ أَسدَى ﺇِﻟَﻴْﻜُﻢْ ﻣَﻌْﺮُﻭﻓًﺎ ﻓَﻜَﺎﻓِﺌُﻮﻩُ، ﻓَﺈِﻥْ ﻟَﻢْ ﺗَﺠِﺪُﻭﺍ ﻣَﺎ ﺗُﻜَﺎﻓِﺌُﻮﻧَﻪُ ﻓَﺎﺩْﻋُﻮﺍ ﻟَﻪُ ﺣَﺘَّﻰ تَعلَمُوا ﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﻗَﺪْ ﻛَﺎﻓَﺄْﺗُﻤُﻮﻩُ.

“Barangsiapa berbuat baik kepada kalian maka balaslah, namun jika kalian tidak mendapati sesuatu untuk membalasnya maka doakanlah kebaikan untuknya sampai kalian menganggap telah membalasnya.”
(Lihat: Shahih Sunan Abu Dawud no. 1672 -pent)

Dahulu Aisyah jika mengirim sedekah kepada suatu kaum beliau berkata kepada utusannya:

إِﺳﻤَﻊ ﻣَﺎ ﻳَﺪﻋُﻮﻥَ ﺑِﻪِ ﻟَﻨَﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻧَﺪﻋُﻮَ ﻟَﻬُﻢ ﺑِﻤِﺜﻞِ ﻣَﺎ ﺩَﻋَﻮﺍ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﻳَﺒﻘَﻰ ﺃَﺟﺮُﻧَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ.

“Dengarkan apa doa mereka untuk kita, agar kita bisa mendoakan untuk mereka dengan yang semisal doa mereka untuk kita dan pahala kita tetap dijamin oleh Allah.”

Dan sebagian salaf ada yang mengatakan:

Jika orang yang meminta mengatakan kepadamu:

بَارَكَ اللَّهُ فِيكَ.

“Semoga Allah memberkahimu.”

Maka jawablah:

وَفِيكَ بَارَكَ اللَّهُ.

“Semoga Allah juga memberkahimu.”

At-Tawassul wal Wasilah, hal. 48.

Saluran Telegram Abul Harits Ibrahim at-Tamimy

———-
Sumber: Forum Salafy – www.forumsalafy.net – Jumat,12 Pebruari 2016/3 Jumadil Awal 1437H

Print Friendly