Manfaat Doa dan Dzikir (Mengingat Allah) – Bag.5

Manfaat do’a dan dzikir banyak sekali, bisa mencapai seratus lebih. Kami sebutkan sebagian di antaranya:

1. Terus menerus berdzikir kepada Allah membuat hati seseorang tidak melalaikan Allah, dan lalai mengingat Allah adalah sebab penderitaan hamba di dunia dan di akhirat.
Siapa saja yang melalaikan Allah, maka ia akan lalai terhadap diri dan kemaslahatannya dan ia akan binasa.

Allah berfirman:

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Hasyr: 19)

“Lalu barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunnya pada hari Kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia, ‘Ya Rabb-ku, mengapa Engkau menghimpunku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah orang yang melihat?’ Allah berfirman: ‘Demikianlah, telah dating kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan’”. (QS. Thaahaa: 124-126)

Artinya, engkau dilupakan dalam kubangan adzab, sebagaimana engkau melupakan ayat-ayat-Ku dan tidak mau mengamalkannya.

Berpaling dari mengingat Allah juga membuatnya berpaling dari mengingat apa yang diturunkan-Nya atau mengingat apa yang diturunkan Allah di dalam Kitab-Nya. Akibatnya lebih lanjut, dia lupa terhadap Asma’-Nya, sifat-sifat, perintah, anugerah dan nikmat-nikmat-Nya. Ini semua sebagai akibat berpaling dari Kitab Allah. Dengan kata lain, “Siapa yang berpaling dari Kitab-Ku, tidak mau membacanya, tidak mendalaminya, tidak memahaminya, dan tidak mengamalkannya, maka kehidupannya akan menjadi sempit dan dia akan tersiksa.”1

Hal ini berbeda dengan orang-orang yang mendapatkan kebahagiaan dan keberuntungan. Kehidupan mereka di dunia merupakan kehidupan yang sangat menyenangkan, dan di akhirat mereka mendapatkan pahala.

Allah berfirman:

“Barang siapa mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. Dan sungguh akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabb-mu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai pada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat.”(QS. Huud: 3)

“Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Rabb kalian.’ Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah ini adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

Wallaahu a’lam.
Disadur dari buku “Dzikir Pagi Petang dan Sesudah Shalat Fardhu Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih” oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

____________________________________
Catatan Kaki:
1. Shahiih al-Waabilish Shayyib hal. 91

———-
Sumber: JILBAB.OR.ID – www.jilbab.or.id – Jumat, 1 November 2013/27 Dzulhijjah 1434H

Print Friendly