Mereka Menambah-Nambah Lafazh Azan

Mereka Menambah-Nambah Lafazh Azan

Di antara kesesatan mereka adalah:
Pada zaman-zaman belakangan ini, mereka menambahkan pada bacaan azan, iqamah, dan bacaan tasyahud setelah dua kalimat syahadat, mereka menambahkan kalimat: ‘Bahwa Ali adalah wali Allah’.
Ini adalah bid’ah yang bertentangan dengan agama, tidak ada satu pun dalil dari kitab dan sunnah yang menunjukkan tambahan kalimat ini. Juga tidak ada ijma’ yang mendukungnya, tidak pula qias yang benar. Bahkan hal ini juga bertentangan dengan pengikut mazhab mereka. Karenanya kesesatan ini tidak perlu dibantah(1).

[Diterjemah dari Risalah fii Ar-Radd ala Ar-Rafidhah hal. 84-85]

__________________

(1) Di antara kalimat yang Syiah tambahkan ke dalam lafazh-lafazh azan adalah, ‘Hayya ‘ala khairil ‘amal’ (mari menuju amalan yang terbaik), yakni shalat. Dan ini merupakan bid’ah.
Ibnu Taimiah berkata dalam Minhaj As-Sunnah (6/293-294), “Mereka -maksudnya Rafidhah- telah menambahkan dalam azan suatu syiar (kalimat) yang tidak pernah diketahui adanya pada zaman Nabi shallallahu alaihi wasallam. Dan tidak ada seorang pun yang meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam memerintahkan hal itu dalam azan. Kalimat yang dimaksud adalah: ‘Hayya ‘ala khairil ‘amal’.”

Share and Enjoy:


———-
Sumber: Al-Atsariyah – www.al-atsariyyah.com – Sabtu,23 Juni 2012/3 Sya’ban 1433H

Print Friendly