Jika Kebaikannya Lebih Banyak Dibandingkan Keburukannya

Sa’id bin al-Musayyib rahimahullah berkata:” Tidak ada seorang mulia, atau berilmu atau pemilik keutamaan kecuali pada dirinya ada aib (cacat/kekuarangan). Akan tetapi di antara manusia ada orang-orang yang tidak sepantasnya disebut aibnya. Maka barangsiapa yang keutamaannya (kelebihannya) lebih banyak dibandingkan kekurangannya maka kekurangannya akan hilang dikarenakan kelebihannya. Dan janganlah engkau sebutkan kekurangan para pemilik keutamaan sebagai bentuk penghormatan kepada mereka.”

———-
Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Kamis,25 April 2013/14 Jumadil Akhir 1434H

Print Friendly