Hukum Melakukan Amalan-Amalan Haji Secara Urut

Pertanyaan:

Pada hari ‘Iedull Adha, wajib bagi manusia (para jama’ah haji) melakukan lima perkara: Ar-Ramyu (melempar jumrah), menyembelih, mencukur rambut, thawaf,  kemudian As-Sa’yi. Apakah wajib melakukan kelima hal itu secara urut?

Jawaban:

Yang afdhal adalah melakukannya secara urut seperti itu, akan tetapi jika didahulukan yang satu dari yang lain (secara tidak urut) maka hal itu tidak mengapa, karena hal itu pernah ditanyakan orang-orang (para shahabat) kepada Nabi [i]shallallahu ‘alaihi wasallam[/i]. Tidaklah beliau ditanya tentang urutnya, yaitu tentang yang mana yang didahulukan dan yang mana yang diakhirkan, kecuali beliau menjawab: “Lakukan saja hal itu, tidak mengapa”.

[Sumber: Kitab Liqaa Al-Maftuh, Syaikh Muhammad Bin Shaleh Al-‘Utsaimin, lihat Maktabah Syamilah]

———-
Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Selasa, 3 September 2013/27 Syawal 1434H

Print Friendly