Niat Baik, Usaha Baik, Sempurna Insyaallah

Pertanyaan :

Bismillahirrahmaanirrahiim. Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarakatuh.

Ustadz, ana mau tanya gimana hukumnya: ada keluarga ana yang ingin jadi PNS, tapi dia
tidak memiliki ijazah (untuk jadi guru). Ijazah SMP dan SMA saja cuma didapat dari program kejar paket B dan C yang di dalamnya banyak pelanggaran misalnya tidak belajar seperti yang tercantum pada laporan kegiatannya, ujiannya pun hanya dimanipulasi. Sekarang, dia ingin menjadi guru dengan alasan kebanyakan guru di kampungnya orang kafir, mereka juga hanya menggunakan ijazah palsu sampai menjadi guru. Jadi, dengan ingin mengimbangi keberadaan guru dari kalangan kafir, dia rela membeli ijazah palsu untuk ikut seleksi CPNS guru. Karena ada bantuan dari salah satu partai Islam. Dia yakin akan bisa lulus menjadi PNS. Maka menurut ustadz, apa benar menurut syariat hal tersebut? Atas jawabannya ana ucapkan jazakumullah khoir.

Wassalamu’alaikum Warhamatullaahi Wabarakatuh

Jawaban :

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Amma ba’du.

Niat jadi guru untuk mengimbangi guru kafir adalah niat baik, tetapi bukan dengan cara manipulasi ijazah. Niat yang baik harus diimbangi dengan usaha yang baik. Bukan malah dengan usaha yang curang. Karena Allah itu Maha Baik, dan hanya menerima hal-hal yang baik. Wallahu A’lam.

Shalawat dan salam kepada Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

———-
Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Selasa,22 April 2014/21 Jumadil Akhir 1435H

Print Friendly