Ali Bin Abdillah Bin Abbas

Nama Dan Nasabnya

Beliau adalah Ali bin Abdillah bin Abbas bin Abdil Muthalib Al-Hasimi, nama panggilannya adalah Abu Muhammad. Ibu beliau bernama Zar’ah bintu Masyrah bin Ma’di karib.

Beliau dilahirkan pada tahun 40 setelah terbunuhnya Ali bin Abi Thalib, maka Abdullah bin Abbas memberi nama anaknya tersebut dengan nama Ali dan memberikan nama panggilan baginya dengan Abul Hasan.

Namun Abdul Malik bin Marwan berkata (kepada Ali bin Abdillah): “Aku tidak membolehkan bagimu nama atau pun pangilan itu, maka gantilah panggilanmu dengan Abu Muhammad”

Para Shahabat Yang Ia Mengambil Ilmu Dari Mereka

Beliau mengambil ilmu bapaknya yang terkenal dengan dengan julukan (حبر الأمة) (tintah umat yaitu ulama umat), beliau menghafal darinya, beliau juga belajar kepada Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu dan mengambil hadits darinya, dikatakan bahwa dia (Ali bin Abdullah) diutus oleh bapaknya (Abdullah bin Abbas) yang ditemanai oleh Ikrimah budaknya untuk belajar kepada Abi Sa’id Al-khudridan mengambil (hadits) darinya. Maka mereka berdua pun pergi kepada Abi Sa’id Al-Khudri mendengarkan Haditsnya. (Mereka menceritakan): “Ketika kami mendatanginya, beliau sedang berada di kebunnya, ketika ia melihat kami, dia berkata: “Selamat datang dengan wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam“, kemudian ia mulai membacakan hadits kepada kami, ketika ia melihat kami menulis, ia berkata: “Kalian jangan menulis, hafalkan seperti kami menghafalannya, dan janganlah kalian menjadikan Al-Qur an”, dia juga membacakan hadits dari Abu Hurairah, dan Abdullah bin Umar dan selain keduanya, karena hadits miliknya sedikit.

Murid-Murid Beliau

Telah meriwayatkan hadits dari beliau anak-nakanya yaitu Isa, Daud Sulaiman, Abdus Shamad. Selain mereka adalah Ibnu Syihab, Sa’ad bin Ibrahim seorang hakim Di Madinah, Manshur bin Al-Mu’tamar, dan masih banyak lagi.

Kota Tempat Tinggal Dan Kota Tempat Persinggahan

Beliau tinggal di kota Madinah Al-Munawarah, dan beliau telah melakukan perjalanan ke Bashrah, Syam dan lain-lain.

Keperibadian Beliau Yang Menonjol

1.Firasat dan pemikiran yang jauh kedepan

2.ilmu dan ibadahnya

beliau rahimahullah adalah seorang yang ulama da yang mengamalkan ilmunya, Ibnu Sa’ad berkata: “Dia adalah seorang yang terpercaya, namun sedikit jumlah haditsnya”

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Ali bin Abdullah adalah seorang yang sangat banyak melakukan ibadah, sangat zuhud, sangat banyak ilmunya, dan sangat banyak amalnya, sangat baik rupanya, adil dan bisa dipercaya”.

Perkataan Hikmahnya

Diceritakan kepada Ali bin Abdullah bin Abbas tentang seseorang yang fasih, maka dia berkata: “Sungguh aku benci jika ukuran lisannya melebihi ukuran ilmunya, sebagaimana aku membenci ukuran ilmu melebihi ukuran akalnya ”

Wafatnya

Para ulama berbeda pendapat tentang wafat beliau, ada yang mengatakan bahwa beliau wafat di Syam pada tahun 118 H, dan ada yang mengatakan 114 H, pendapat lain mengatakan tahu 117 H.

[Sumber: Ats-Tsiqat Ibnu Hibban, Tarikh Dimasyqi, Masyahir Ulama Al- Amshar, Tsamarul Qalb, Raudhatul ‘Uqala, Siyar Alam An-Nubala, Al-Bidayah Wa An-Nihayah, Lihat IslamStory.com]
———-
Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Jumat, 1 Pebruari 2013/20 Rabiul Awal 1434H

Print Friendly