Kepatuhan Kepada Ulil Amri

Tanya:

Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh.

Siapakah ulil amri yang dimaksud? Dan sampai sebatas apa kita mematuhinya?

Wassalamu’alaikum warhamatullaahi wabarakatuh.[KI]

Hormat Saya : Denny Prabowo

Jawab:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullahi wa Barakatuh.

Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Amma ba’du.

Ulil amri adalah pemimpin yang berkuasa di daerah tinggal kaum Muslimin. Menaati ulil amri adalah wajib sebatas tidak memerintahkan kepada kemaksiyatan. Allah Ta’ala berfirman, Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya),dan ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa’: 59).

Dari Ibnu Umar dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Mendengar dan menaati wajib atas seorang muslim dalam suka dan tidak suka selama tidak diperintah bermaksiyat, jika diperintah bermaksiyat maka tidak ada mendengar dan menaati.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Shalawat dan salam kepada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam.[IK]

———-
Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Jumat, 7 Maret 2008/28 Safar 1429H

Print Friendly