Khawarij

Khawarij adalah orang-orang yang mengkafirkan pelaku dosa besar dan menentang pemimpin dan jamaah kaum muslimin.

Mereka disebut Khawarij karena:
A.
Nabi saw menyatakan bahwa mereka:

يَخْرُجُوْنَ عَلَى حِيْن فُرْقَةِ مِنَ المُسْلِمِيْن .

Keluar membelot pada saat kaum muslimin berselisih.

B. Mereka yakhrujuna (menentang, membelot) dari pemimpin dan jamaah kaum muslimin dengan mengangkat senjata.

Dari definisi ini maka Khawarij mencakup Khawarij pertama yang muncul pada masa khilafah Ali bin Abu Thalib dan orang-orang sesudah mereka yang mengikuti jalan mereka dan mengambil prinsip-prinsip mereka.
Sebagaimana Nabi saw telah mengabarkan tentang Khawarij angkatan pertama, beliau juga mengabarkan tentang Khawarij yang hadir sesudah mereka.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Said al-Khudri tentang pembagian emas yang dikirim Ali dari Yaman… Abu Said berkata, “Lalu berdirilah laki-laki bermata cekung, bertulang pipi menonjol, berdahi nonong, berjanggut tebal, berkepala plontos, menyingsingkan kain sarungnya. Dia berkata, ‘Ya Rasulullah, bertakwalah kepada Allah.’ Rasulullah menjawab, ‘Celaka kamu, bukankah aku adalah orang di bumi ini yang paling berhak bertakwa kepada Allah?” … Abu Said berkata, “Nabi saw melihat laki-laki tersebut ketika dia pergi, beliau bersabda, ‘Akan keluar dari asal-usul orang ini suatu kaum, mereka membaca kitab Allah dengan basah tetapi ia tidak melewati kerongkongan mereka, mereka menembus agama seperti anak panah menembus sasarannya, jika aku mendapatkan mereka niscaya aku membunuh mereka seperti pembunuhan terhadap Tsamud.”

Imam Muslim juga meriwayatkan dari Abu Said bahwa Nabi saw bersabda,

تَمْرُقُ مَارِقَةٌ عَلَى حِيْن فُرْقَةٍ مِنَ المُسْلِمِين فَيَقْتُلُهُمْ أَُوْلَى الطَائِفَتَيْنِ بِالحَقِ .

Akan ada kelompok yang membelot pada saat kaum muslimin terpecah, lalu mereka dibunuh oleh satu golongan yang lebih berhak terhadap kebenaran dari dua golongan.

Ini tentang Khawarij pertama. Adapun tentang para penerus mereka yang hadir setelah mereka maka Nabi saw bersabda dalam hadits Ali yang diriwayatkan oleh al-Bukhari.

“Akan muncul suatu kaum di akhir zaman, berumur muda, berakal bodoh, berbicara dari ucapan sebaik-baik manusia, iman mereka tidak melebihi kerongkongan, mereka menembus agama seperti anak panah menembus sasarannya, di manapun kamu menemukan mereka maka bunuhlah karena membunuh mereka berpahala bagi pelakunya di Hari Kiamat.”

Khawarij terkenal pula dengan julukan

A. Al-Muhakkimah
Karena mereka keluar dari jamaah Ali rhu sebagai penolakan terhadapnya dalam masalah tahkim dan mereka bersuara lantang ‘tidak ada hukum kecuali milik Allah’.

B. Al-Haruriyah
Karena ketika mereka membelot dari Ali, mereka menyingkir ke Harura sebuah daerah di Irak.
Aisyah istri Rasulullah saw pernah berkata kepada seorang wanita yang bertanya kepadanya mengapa wanita haid mengqadha puasa dan tidak mengqadha shalat? Aisyah berkata, أحَرُوْرِيَةٌ أَنْتِ Apakah kamu Haruriyah?

C. Ahlu Nahrawan
Karena di tempat tersebut Ali rhu memerangi mereka.

D. Al-Mariqah
Ini adalah julukan pemberian Nabi saw, karena mereka yamruquna menembus agama seperti anak panah yang menembus sasarannya.

E. Al-Mukaffirah
Karena mereka mengkafirkan kaum muslimin palaku dosa besar.

F. An-Nashibah atau an-Nawashib
Karena mereka nashabu (membentangkan, menengakkan) permusuhan kepada Ali rhu dan sahabat-sahabat yang bersamanya.

(Dari al-Khawarij, awwalu al-Firaq fi Tarikh al-Islam, Dr. Nashir Abdul Karim al-Aql).


———-
Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Kamis, 6 Desember 2007/26 Dzulkaidah 1428H

Print Friendly