Wala Taqrabuz Zina (2)

Setelah mengetahui hukuman atas perbuatan zina di dunia, maka kita akan memaparkan hukuman atas pelaku dosa ini di akhirat, semoga hal ini menambah kesadaran setiap muslim terhadap beratnya akibat yang harus dia pikul seandainya tidak terjerumus ke dalam dosa ini.

Pertama, Zina termasuk sebab dilipatgandakannya azab

Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala, “Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosanya, (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada Hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu dalam keadaan terhina.” (Al-Furqan: 68-69).

Kedua, para pezina diazab dalam keadaan telanjang dan bau mereka lebih busuk daripada WC

Dari Samurah bin Jundab berkata, di antara yang sering Rasulullah saw katakan kepada para sahabatnya, “Apakah salah seorang dari kalian ada yang bermimpi?” Lalu beberapa orang menceritakan mimpinya kepada beliau. Suatu pagi Rasulullah berkisah kepada kami, “Malam ini aku didatangi oleh dua orang (malaikat), keduanya mengajakku… Kami berangkat, kami mendatangi seperti tungku, terdengar dari dalamnya teriakan dan suara-suara. Kami menengok ke dalamnya, ternyata isinya adalah kaum laki-laki dan wanita yang telanjang. Tiba-tiba kobaran api datang kepada mereka dari bawah mereka. Jika kobaran api datang mereka berteriak histeris ketakutan’. Aku berkata, ‘Siapa mereka?’ Kedua laki-laki itu berkata, ‘Ayo pergi, ayo pergi’. … Adapun kaum laki-laki dan kaum wanita yang telanjang yang berada di bangunan seperti tungku maka mereka adalah kaum laki-laki pezina dan kaum wanita pezina.” Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.

Dari Abu Umamah al-Bahili berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Manakala aku sedang tidur, dua orang laki-laki mendatangiku, keduanya memegang lenganku, keduanya membawaku ke sebuah gunung yang terjal, keduanya berkata kepadaku, ‘Panjatlah.’ Aku menjawab, ‘Sesungguhnya aku tidak mampu memanjatnya.’ Keduanya berkata, ‘Kami akan memudahkannya untukmu.’ Maka aku memanjatnya, ketika aku tiba di puncak gunung, aku mendengar suara-suara yang keras. Aku bertanya, ‘Suara apakah itu?’ Mereka menjawab, ‘Ini adalah lolongan penduduk neraka.’ …Kemudian dia membawaku pergi, aku melihat suatu kaum yang menggelembung sangat besar dan berbau sangat busuk, bau mereka layaknya bau WC, aku bertanya, ‘Siapa mereka?’ Dia menjawab, ‘Mereka adalah laki-laki dan perempuan pezina.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaemah, al-Hakim, Ibnu Hibban dan al-Baihaqi.

Ketiga, barangsiapa mengkhianati seorang mujahid maka mujahid itu akan menuntut kebaikannya pada Hari Kiamat

Dari Sulaiman bin Buraidah dari bapaknya berkata, Rasulullah saw bersabda, “Kehormatan istri para mujahidin atas orang-orang yang tidak berperang adalah seperti kehormatan ibu-ibu mereka. Tidak seorang pun dari kalangan orang-orang yang tidak berangkat berperang, dia menggantikan peran orang yang berangkat berperang namun dia mengkhianatinya pada keluarganya kecuali dia ditahan untuknya pada Hari Kiamat, lalu mujahid itu mengambil kebaikannya sesukanya. Bagaimana menurut kalian?” Diriwayatkan oleh Muslim.

Dalam sebuah riwayat, “Kehormatan istri para mujahidin atas orang-orang yang tidak berperang adalah seperti kehormatan ibu-ibu mereka. Tidak seorang pun dari kalangan orang-orang yang tidak berperang menggantikan peran seorang laki-laki dari kalangan mujahidin lalu dia mengkhianatinya kecuali dia ditegakkan untuknya pada Hari Kiamat, maka dikatakan, ‘Wahai fulan, ini adalah fulan. Ambillah kebaikannya sesukamu.’ Kemudian Nabi saw memandang kepada kami sambil bersabda, “Bagaimana menurut kalian, apakah dia menyisakan sedikit pun dari kebaikannya?” Diriwayatkan oleh Muslim.

Keempat, zina termasuk sebab terbesar masuk neraka

Dari Abu Hurairah berkata, “Rasulullah saw ditanya tentang apa yang sering membuat manusia masuk surga. Beliau menjawab, “Takwa kepada Allah dan kebaikan akhlak.” Rasulullah saw ditanya tentang apa yang sering membuat manusia masuk neraka. Beliau menjawab, “Mulut dan kelamin.” Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad.

Kelima, zina termasuk sebab kegagalan meraih surga

Dari Abu Hurairah bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda ketika turun ayat tentang sepasang suami istri yang berli’an, “Wanita mana pun memasukkan seseorang kepada suatu kaum padahal orang itu bukan dari mereka maka wanita tersebut berlepas dari Allah dan Allah tidak akan memasukkannya ke dalam surgaNya.” Diriwayatkan oleh Abu Dawud, an-Nasa`i dan Ibnu Majah. Wallahu a’lam.
(Izzudin Karimi)


———-
Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Jumat,19 Pebruari 2010/5 Rabiul Awal 1431H

Print Friendly