Menukar Uang Receh Dengan Tambahan Biaya, Bagaimana Hukumnya, Apakah Sama Dengan Riba?

Hukum Tukar Uang Recehan dengan Biaya Jasa (Fee)

Menjelang Hari Raya Idul Fithri biasanya ramai orang berbondong-bondong menuju bank untuk menukarkan uang yang mereka miliki baik dari THR, maupun uang simpanan/tabungan mereka dengan uang yang nominalnya lebih kecil. Biasanya uan tersebut akan dibagi-bagikan kepada anak-anak dari kerabat maupun tetangga.

Namun penukaran uang tersebut oleh Bank dikenakan biaya jasa (fee). Selain Bank, ada pula orang-orang yang sengaja berkeliling untuk menawarkan penukaran uang dengan dikenakan biaya jasa. Apakah hal ini diperbolehkan?

Pertanyaan

Assalamu ’alaikum, Ustadz. Akhir-akhir ini banyak semarak menukar uang baru di Bank, namun penukarannya ada jasa fee, misalnya: untuk penukaran uang baru 1 Juta (fee = Rp 25.000). Mohon penjelasan, apakah hal tersebut diperbolehkan dalam ilmu syar’i atau kategorinya haram? Jazakallahu khairan.

Adil Murdileksono (adi**@***.com)

Hukum Penukaran Uang adalah termasuk riba fadhl (riba karena kelebihan).

Jika uang itu sejenis, misalnya: rupiah dengan rupiah, maka barter harus senilai tanpa ada selisih, dan tukar menukar dilakukan di tempat transaksi. jika ada selisih maka itu haram karena termasuk riba fadhl.

Dalilnya:

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ – رضى الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « لاَ تَبِيعُوا الذَّهَبَ بِالذَّهَبِ إِلاَّ مِثْلاً بِمِثْلٍ ، وَلاَ تُشِفُّوا بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ ، وَلاَ تَبِيعُوا الْوَرِقَ بِالْوَرِقِ إِلاَّ مِثْلاً بِمِثْلٍ ، وَلاَ تُشِفُّوا بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ

Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian menjual emas dengan emas kecuali beratnya sama, dan jangan melebihkan salah satunya. Jangan kalian menjual perak dengan perak kecuali beratnya sama, dan jangan melebihkan salah satunya.” (H.r. Bukhari)

Para ulama mengqiyaskan (analogi) uang zaman sekarang dengan emas atau perak, sehingga hukum penukaran uang itu sama dengan tukar menukar emas dan perak.

Dijawab oleh Ustadz Aris Munandar, M.A. (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).

Artikel

sumber : http://abangdani.wordpress.com/2014/07/17/hukum-tukar-uang-recehan-dengan-biaya-jasa-fee/

Adakah orang yang mau berzina dengan ibu kandung sendiri? tentu tidak ada yang mau, hanya anak durhaka saja yang melakukan hal tersebut,.

tapi…

Jika melakukan dosa yang setara dengan dosa zina dengan ibu sendiri, bahkan lebih besar lagi,. banyak yang melakukan perbuatan ini,.

1 dirham riba, itu dosanya lebih besar dari berzina 36 kali, bahaya riba yang teringan seperti berzina dengan ibu sendiri,

———-
Sumber: Asli Bumiayu – www.aslibumiayu.net – Selasa,29 Juli 2014/1 Syawal 1435H

Print Friendly