Berbuka Itu dengan 3 Butir Kurma

Pertanyaan:

Fadhilatusy Syaikh, Anda telah menyebutkan bahwa berbuka itu dengan kurma. Apakah sunnah [makan] tiga butir kurma atau lebih? Atau, cukup satu, lalu ia minum kopi setelahnya? Dan yang serupa dengan itu adalah sarapan dengan tujuh butir kurma. Apakah harus sekali makan, lalu minum setelah tujuh butir? Saya mohon faedahnya.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullahu ta’ala menjawab:

Bagaimana pun, berbuka itu dengan beberapa kurma. Paling sedikitnya tiga butir. Akan tetapi, sebagian orang di musim panas menjadi haus dan kering mulutnya. Jika makan kurma, mereka perlu minum, sehingga tidak mengapa. Perkara ini lapang. Namun, jika memungkinkan untuknya makan tiga butir sebelum minum, maka itu lebih baik. Dan di waktu kita sekarang, di musim ini, itu mungkin. Kadang-kadang, ada orang yang tidak minum sama sekali.

Rujukan: “Silsilah Al Liqa-i Asy Syahri” (Kaset no. 61) dan audionya bisa diunduh di alamat http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/mm_061_02.mp3

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Jumat,19 Juni 2015/2 Ramadhan 1436H

Print Friendly