Berkurban dengan KERBAU

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullahu ta’ala pernah ditanya, “Kerbau berbeda dari sapi dalam beberapa sifat. Seperti bedanya kambing dari domba. Dan sungguh Allah telah merinci antara domba dan kambing di Surat Al An’am. Tetapi tidak merinci antara kerbau dan sapi. Karena itu, apakah masuk ke dalam kelompok hewan delapan [“yang berpasangan”, lihat Surat Al An’am ayat 143-144], sehingga boleh berkurban dengannya? Ataukah tidak?”. Beliau pun menjawab,

“Kerbau termasuk jenis sapi. Dan Allah ‘azza wa jalla menyebutkan di dalam Al Qur’an apa yang dikenal di kalangan Arab, yang mereka seenaknya dalam mengharamkan dan seenaknya juga dalam menghalalkan. Adapun kerbau tidak dikenal di kalangan Arab.”

Sumber: Fahd bin Nashir Alu Sulaiman. Majmu’ Fatawa wa Rasa-il Fadhilah Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin: Juz XXV. Riyadh: Darul Wathan – Dar Ats Tsurayya. 1413 H, halaman 34.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Minggu,20 September 2015/6 Dzulhijjah 1436H

Print Friendly