Bolehkah Menggunakan SOFTWARE-SOFTWARE Bajakan untuk Laptop dan PC?

Pertanyaan:

Saya bekerja di bagian computer storage. Sejak mulai bekerja di bagian itu, saya menggandakan software-software untuk membantu kerja saya. Dan sebagai tambahan, saya tidak membeli copy asli untuk software-software itu, karena tahu bahwa di software-software yang asli ada peringatan yang melarang melakukan penggandaan. Bentuknya adalah “Hak menggandakan dilindungi undang-undang”, seperti keterangan “Hak mencetak dilindungi undang-undang” yang ada di sebagian kitab. Kadang-kadang pembuat software itu muslim atau kafir. Dan pertanyaan saya, apakah boleh menggandakannya dengan cara seperti itu?

Jawaban:

Tidak boleh menggandakan software-software yang dilarang digandakan oleh para pembuatnya, kecuali atas izin mereka, karena sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

المُسْلِمُونَ عَلَى شُرُوطِهِمْ

“Kaum muslimin harus selalu memenuhi persyaratan mereka.” [HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majah]

Juga karena sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لا يَحِلُّ مالُ امرئٍ مسلِمٍ إلَّا بطِيبةٍ مِن نفْسِه

“Tidaklah halal harta seorang muslim, kecuali atas kerelaan darinya.” [HR. Ahmad]

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

مَنْ سَبَقَ إِلَى مُبَاحٍ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ

“Siapa saja yang mendahului melakukan hal mubah, maka ialah yang lebih berhak atas hal itu.” [HR. Al Bukhari dalam At Tarikh Al Kabir dan Abu Dawud dalam As Sunan]

Sama saja: apakah pembuat software-software itu muslim atau kafir—selain kafir harbi [yang sedang berperang dengan kaum muslimin]. Sebab hak orang kafir yang bukan kafir harbi dihormati, sebagaimana hak seorang muslim.

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua   : Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh

Anggota          : Syaikh Shalih Al Fauzan dan Syaikh Bakr Abu Zaid

Rujukan: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz XIII (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 188.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Kamis, 4 Pebruari 2016/24 Rabiul Akhir 1437H

Print Friendly