Mempelajari Islam yang Benar, Cara Masuk Surga yang Tepat

Dalam Mukhtasar Sirah Ar Rasul, setelah mengucapkan basmalah dan memuji Allah subhanahu wa ta’ala sekaligus membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullahu ta’ala mengatakan,

Ketahuilah, mudah-mudahan engkau dirahmati Allah, perkara yang paling wajib atasmu dari apa-apa yang Allah wajibkan adalah mempelajari agamamu yang mempelajari dan mengamalkannya menjadi sebab masuk ke dalam Surga. Sebaliknya, mengabaikan dan menyia-nyiakannya akan menjadi satu sebab yang membuatmu masuk ke dalam Neraka.

Termasuk salah satu jalan yang paling baik dalam memahami agama adalah kisah tentang orang-orang terdahulu dan orang-orang yang kemudian, kisah tentang orang-orang yang menaati Allah dan ganjaran untuk mereka, kisah tentang orang-orang yang bermaksiat kepada Allah dan ganjaran untuk mereka. Siapa saja yang tidak dapat memahami dan mengambil manfaat dari kisah-kisah itu, niscaya tidak tersisa satu jalan pun yang bermanfaat untuknya.

Hal tersebut dimaksudkan Allah ta’ala dalam firmanNya,

وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّن قَرْنٍ هُمْ أَشَدُّ مِنْهُم بَطْشًا فَنَقَّبُوا فِي الْبِلَادِ هَلْ مِن مَّحِيصٍ

“Dan berapa banyak umat yang telah kami binasakan sebelum mereka. Padahal umat-umat itu lebih kuat dari mereka, sampai-sampai pernah menjelajah ke berbagai negeri. Apakah tersedia cara untuk mereka lari dari kebinasaan?” (QS. Qaaf: 36)

Dan sebagian Salaf, bahkan, mengatakan, “Kisah-kisah itu adalah di antara tentara-tentara Allah.”

Maksudnya adalah orang-orang yang menentang tidak mampu membantah itu semua.

Sumber: Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab. Mukhtashar Sirah Ar Rasul. Riyadh: Ri-asah Idarah Al Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’. 1423H/2002M, halaman 11.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Jumat,30 Oktober 2015/16 Muharram 1437H

Print Friendly