Mengapa Tidak Boleh Membenarkan Tukang Ramal dan Dukun?

Pertanyaan:

Apakah kita benarkan para peramal dan dukun terkait permasalahan gaib?

Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullahu ta’ala menjawab:

Tidak kita benarkan mereka, karena Allah ta’ala berfirman,

قُل لَّا يَعْلَمُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ

“Katakan, ‘Tidak ada siapa pun di langit dan bumi yang mengetahui hal gaib, kecuali Allah’.” (QS. An Naml: 65)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَسَأَلَهُ فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ ، فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Siapa yang mendatangi para peramal atau dukun, lalu membenarkan apa yang mereka katakan, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.(HR. Ahmad, shahih)

RUJUKAN: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu. Hudz ‘Aqidatak min Al Kitab wa As Sunnah Ash Shahihah. TTp: TP. TTh, halaman 16.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Rabu,17 Juni 2015/29 Sya’ban 1436H

Print Friendly