Posisi Berdiri Istri ketika Shalat Jamaah Berdua bersama Suaminya

Pertanyaan:

Jika seorang suami mengimami istrinya, maka di mana posisi berdiri si istri?

Jawaban:

Jika seorang laki-laki mengimami seorang wanita, meskipun itu istrinya, maka si wanita berdiri di belakangnya, karena apa yang diriwayatkan oleh Anas [bin Malik] radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengunjungi Anas di rumahnya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun shalat Dhuha bersama penghuni rumah [Anas]. Maka, Anas waktu itu berdiri di samping kanan beliau, sedangkan wanita berdiri di belakang mereka. [Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah.]

Dalam riwayat lain, [Anas mengatakan] “Saya dan Yatim [kakek Anas] berdiri di belakang beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan Ummu Sulaim berdiri di belakang kami.”

 

Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad, Malik, Al Bukhari dan An Nasa-i.

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua     : Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi

Anggota          : Syaikh Abdullah bin Al Ghudayan dan Syaikh Abdullah bin Qu’ud

Rujukan: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz VII (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 400-401.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Senin, 7 Maret 2016/27 Jumadil Awal 1437H

Print Friendly