Saya Ingin Sekali Shalat, Tapi Saya Bisu dan Saya Juga Tidak Hafal Surat Al Fatihah

Pertanyaan:

Seorang laki-laki bisu. Tidak benar dalam membaca Al Qur-an dan tidak hafal Al Fatihah atau sedikit pun dari Al Qur-an. Sebagaimana yang Anda ketahui, Al Fatihah wajib dibaca di dalam shalat, sedangkan ia sulit untuk mempelajarinya. Jadi, apa yang harus dilakukannya?

Jawaban:

Wajib baginya untuk shalat sesuai kemampuannya. Maka, jika ia mampu membaca Al Fatihah, wajib baginya membaca Al Fatihah, meskipun [membaca] dari mushaf Al Qur-an atau dari tulisan di lembaran kertas. Jika ia tidak mampu, ia baca tasbih [“subhanallah”], tahmid [“alhamdulillah”], tahlil [“la ilaha illallah”], dan takbir [“Allahu akbar”] sebagai pengganti Al Fatihah.

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua   : Abdurrazzaq ‘Afifi

Anggota         : Abdullah bin Ghudayan

Rujukan: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz VI (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 400.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Kamis, 1 Januari 1970/22 Syawal 1389H

Print Friendly