Seorang Muslim yang Baik Meminta Surga yang Paling Tinggi

Pertanyaan:

Allah ta’ala menyebutkan di dalam Al Qur-an beberapa Surga, seperti Surga Al Fidaus, Surga ‘Adn, dan Surga Al Ma’wa. Maka, apakah Sidratul Muntaha itu tingkat paling tinggi di langit? Lalu, Surga apa yang seorang muslim berdoa agar masuk ke dalamnya?

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullahu ta’ala menjawab:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

إِذَا سَأَلْتُمُ اللهَ الْجَنَّةَ فَاسْأَلُوْهُ الْفِرْدَوْسَ الْأَعْلَى ، فَإِنَّهَا أَعْلَى دَرَجَات الْجَنَّاتِ

“Jika kalian meminta kepada Allah jannah, maka mintalah Al Firdaus yang paling tinggi. Karena Al Firdaus itu tingkatan Surga yang paling tinggi.” [HR. Al Bukhari]

Dengan demikian, Surga itu banyak. Adapun Sidratul Muntaha, maka—yang tampak dari kisah Isra’ Mi’raj—adalah akhir segala sesuatu dari Surga.

RUJUKAN: ‘Amr Abdul Mun’im Salim (Ed). Al Masa-il Al ‘Ilmiyyah wal Fatawa Asy Syar’iyyah: Fatawa Asy Syaikh Al ‘Allamah Muhammad Nashiruddin Al Albani fil Madinah wal Imarat. Mesir: Dar Adh Dhiya’. 1427H/2006M, halaman 54-55.

Berkata An Nawawi di dalam Syarh Shahih Muslim (1/391), “Ibnu Abbas, para ahli tafsir, dan selain mereka mengatakan, ‘Dinamakan dengan Sidratul Muntaha, karena ilmu para malaikat berakhir di situ dan tidak ada yang bisa mencapainya seorang pun kecuali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam‘.”

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Jumat,15 Juli 2016/9 Syawal 1437H

Print Friendly