Adanya ISIS Dimanfaatkan Oleh Rusia Sebagai Alasan Menyerang Mujahidin Dan Membantai Rakyat Sipil, Itulah Faktanya

Kenapa Rusia Tidak Memfokuskan Menyerang ISIS? Tapi Mayoritas Menyerang Mujahidin Dan Rakyat Sipil , Ada Apa Dengan ISIS?

[ ISIS: “Musuh Bersama” Para Mujahidin Suriah | Komandan Jaysul Islam Serukan Mujahidin Melawan ISIS]

30 September 2015, Rusia resmi mulai mengirim Angkatan Udaranya ke Suriah untuk “memback up” kekuatan rezim sosialis syiah nusairiyyah. Pengiriman tersebut dilakukan setelah mendapatkan permintaan dari presiden “de facto” Bashar Al Assad yang mulai terdesak karena pasukan mujahidin sudah mulai mendekati Damaskus, pusat kekuatan rezim.
.
Di antara Brigade Mujahidin yang sudah berada di hadapan kota Damascus adalah “Jaysul Islam” / “Brigade of Islam”. Brigade ini merupakan salah satu unsur dalam induk brigade-brigade mujahidin “Jabhah Islamiyyah” / “Islamic Front”. Saat ini, Jaysul Islam di bawah komando Zahran Aloush, alumnus program Magister Hukum Syariah Universitas Islam Madinah.
.
Selama ini, media mainstream baik luar maupun dalam negeri kerapkali mengidentikkan mujahidin Suriah sebagai bagian dari “ISIS”. Padahal, realita di lapangan menunjukkan bahwa ISIS justru menjadi “common enemy” alias musuh bersama para mujahidin lainnya.
.
Mengenai kebiadaban ISIS, betul itu terjadi. Mereka membunuh jiwa-jiwa kaum muslimin yang tidak berbaiat kepadanya. Mereka bahkan membunuhi para komandan mujahidin.

.
Dalam kasus serangan udara Rusia yang masih berlangsung sampai sekarang, patut kita ajukan pertanyaan, “Jika memang Rusia mengklaim membantu Al Assad untuk memerangi ISIS, mengapa Rusia justru melancarkan serangannya ke lokasi-lokasi yang notabene bukan basis ISIS?”
.
ISIS saat ini terpusat di kawasan Raqqah. Betul, Rusia juga menyerang Raqqah. Akan tetapi, mengapa Rusia tidak memfokuskan serangannya ke tempat tersebut (Raqqah)? Ataukah, Rusia memanfaatkan isu “ISIS” untuk menghabisi mujahidin lainnya secara umum? Ini yang patut kita pertanyakan.

Dalam kesempatan ini, kami akan postingkan sebuah video pernyataan resmi dari Zahran Aloush terkait dengan keberadaan ISIS. Beliau menyerukan kaum muslimin, terutama para mujahidin ahlus sunnah wal jama’ah agar tidak mengikuti ISIS, yang berjalan di atas manhaj khawarij. Beliau juga menyeru agar para orang tua, menarik anak-anaknya yang telah bergabung dengan ISIS. ISIS inilah kelompok yang pada hakikatnya menusuk para mujahidin dari belakang.
.
Pernyataan ini sebenarnya disampaikan Zahran Aloush pada tahun 2014 yang lalu. Akan tetapi, karena “kesan” kebanyakan masyarakat Indonesia selama ini kerapkali mengidentikan para mujahidin dengan ISIS, maka kami postingkan video ini untuk mencerahkan masyarakat pembaca, bahwa hakikat ISIS adalah “musuh yang nyata” bagi para mujahidin.

*) Silakan simak pernyataan Zahran Aloush (berbahasa Arab) secara lengkap berikut ini:


Kaum muslimin yang ingin turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan Peduli Muslim ke Suriah, dapat menyalurkannya melalui,
.
BNI Syariah Yogyakarta – No 77.55.33.11.37 atas nama Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari
*) kode transfer dari bank non BNI: 009
.
Donatur yang telah menyerahkan bantuan, dimohon memberikan sms konfirmasi ke nomor HP: +6282322589997 (nomor khusus bendahara), dengan format sebagai berikut:
.
BNI37#DonasiSuriah#Nama#Alamat#JumlahTransfer#Bank Asal Transfer# TanggalTransfer
.
Contoh: BNI37#DonasiSuriah#Muhammad#Semarang#1.000.000#Mandiri#01/10/2015
.
Semoga Allah ta’ala memberikan kesabaran kepada saudara-saudara kita di Suriah. Dan semoga Allah ta’ala memberikan keikhlasan kepada kita semua dalam membantu kesusahan sesama muslim.

sumber : https://www.facebook.com/Peduli.Muslim


———-
Sumber: Asli Bumiayu – www.aslibumiayu.net – Kamis,22 Oktober 2015/8 Muharram 1437H

Print Friendly