Anak di bawah Usia Sepuluh Tahun HANYA DISURUH Shalat Wajib, BUKAN DIPAKSA

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullahu ta’ala pernah ditanya, “Terkait shalat anak-anak di bawah usia sepuluh tahun, apakah kedua orangtua berdosa jika anak-anak tersebut tidak selalu menjaga shalat [lima waktu]?”. Beliau pun menjawab,

“Orangtua hanya menyuruh mereka. Dan tidak berdosa, jika mereka belum bisa menjaga shalat. Jika sudah masuk usia sepuluh tahun, wajib menyuruh mereka dan menghukum mereka sampai mereka shalat. Adapun di bawah usia sepuluh tahun, di atas tujuh tahun dan di bawah sepuluh tahun, maka yang disyariatkan hanya menyuruh mereka. Jika sudah genap tujuh tahun si anak disuruh shalat dan tidak [boleh] dipukul. Jika sudah sepuluh tahun atau lebih, ia dipukul [ketika meninggalkan shalat].

Sumber: Al Qismul ‘Ilmi. Fatawa Tarbiyyatul Awlad li Ash-hab Al Fadhilah Al ‘Ulama’: Al Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, Abdul Aziz bin Baz, Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, Shalih bin Fauzan Al Fauzan. Al Jazair: Darul Ikhlash wa Ash Shawab. 1435H/2014M, hal. 30.

Maksudnya, dipukul dengan pukulan hukuman untuk membiasakan mereka mengerjakan shalat.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Selasa,19 April 2016/11 Rajab 1437H

Print Friendly