APA YANG DIMAKSUD DENGAN ISTILAH WALA’?

Pertanyaan:

Apa itu wala’?

Syaikh Muhammad Jamil Zainu rahimahullahu ta’ala menjawab:

Wala’ adalah kecintaan dan pembelaan. Allah ta’ala berfirman,

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ

“Orang-orang mukmin dan mukminat sebagian mereka penolong bagi sebagian yang lain.” (QS. At Taubah: 71)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمُؤْمِن لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Seorang mukmin dan seorang mukmin yang lain ibarat bangunan. Sebagian menguatkan sebagian yang lain.” [HR. Muslim]

***

Pertanyaan:

Apakah boleh mencintai dan menolong orang-orang kafir [ber-wala’ kepada orang-orang kafir]?

Syaikh Muhammad Jamil Zainu rahimahullahu ta’ala menjawab:

Tidak boleh mencintai dan menolong orang-orang kafir. Allah ta’ala berfirman,

وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ

“Dan siapa saja di antara kalian yang mencintai orang-orang kafir, maka sesungguhnya ia termasuk golongan mereka.” (QS. Al Ma-idah: 51)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ آلَ فُلاَنٍ لَيْسُواْ بِأَوْلِيَائِي

“Sesungguhnya, keluarga Bani Fulan bukanlah wali-waliku [penolong-penolongku].” [HR. Ahmad, hadits shahih]

Sumber: Muhammad bin Jamil Zainu. Khudz ‘Aqidatak min Al Kitab wa As Sunnah Ash Shahihah. TTp: TPn. TTh, halaman 25.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Rabu, 1 Juni 2016/24 Sya’ban 1437H

Print Friendly