Jalan Keluar ketika Sesama Muslim Berselisih Pendapat dalam Satu atau Lebih Permasalahan

Pertanyaan:

Apa yang kita lakukan, jika kita berselisih?

Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullahu ta’ala menjawab:

Kita kembalikan kepada Al Qur-an dan As Sunnah yang shahih. Allah ta’ala berfirman,

فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ

“Maka, jika kalian berselisih dalam sesuatu, kembalikanlah kepada Allah dan rasulNya—jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Itulah yang lebih baik dan sebaik-baik penyelesaian.” (QS. An Nisa’: 59)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ تَمَسَّكُوْا بِهَا

“Hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para khalifah rasyidin yang diberi petunjuk. Berpegang-teguhlah dengannya.” [HR. Ahmad, shahih]

Sumber: Muhammad bin Jamil Zainu. Khudz ‘Aqidatak min Al Kitab wa As Sunnah Ash Shahihah. TTp: TPn. TTh, halaman 28-29.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Senin,15 Pebruari 2016/6 Jumadil Awal 1437H

Print Friendly