Keluar” gara-gara Melihat yang HARAM”

Dalam kitab Al Umm, Imam Asy Syafi rahimahullahu ta’ala mengatakan,

“Apabila seseorang melihat [sesuatu yang haram], kemudian keluar [air mani] tanpa ada sentuhan. Tidak juga ia bernikmat-nikmat dengan wanita itu, maka puasanya sempurna. Tidak wajib baginya membayar kaffarah di bulan Ramadhan, kecuali ia melakukan hal yang wajib atasnya hukum [cambuk atau rajam] dengan bertemunya dua kemaluan. Adapun selain itu, maka tidak wajib untuknya kaffarah. Tidak juga ada kaffarah pada hal-hal yang membatalkan puasa, kecuali jima‘. Tidak karena makanan, minuman atau yang lainnya. Sedangkan sebagian orang mengatakan, ‘Wajib [atasnya kaffarah], jika makan dan minum seperti halnya wajib [atasnya kaffarah] pada jima‘.’”

Rujukan: Al Umm, Juz III, Penerbit Darul Wafa’, halaman 252.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Minggu,21 Juni 2015/4 Ramadhan 1436H

Print Friendly