Kisah Nyata Mengenal MANHAJ SALAF, Awalnya Karena Penasaran Dengan Ustadz Berjenggot Unik..

Kisah Nyata Mengenal Manhaj Salaf

Sedikit kisah, Saya juga Islam dari kecil dan saat dewasa saya jadi ndak karu karuan lah pokoknya (bisa disebut manusia sesat dan jahil murrokab) dulu. Itu karena minimnya pendidikan agama saya.

Karena apa?

Ya karena saat sekolah dahulu saya kurang semangat belajar Agama. Dan pada saat dewasapun juga. Setiap saya datang keacara kajian kajian dimasjid dulu kebanyakan cuma disuguhin kisah kisah seperti khayalan, disuguhin lawakan lawakan. Sampai akhirnya saya benar benar jauh dari agama.

Dan ringkas kisah, saya mulai berfikir ingin dekat kepada agama. Suatu pagi saya coba buka youtube lalu ketik keyword “sunnah Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam”, disitu saya lihat ada banyak pilihan.

Awalnya saya tertarik sama salah seorang ustadz yang jenggotnya unik ( maaf jenggotnya panjang seperti sapu), ya beliau adalah ustadz DR. Syafiq Riza basalamah (semoga Allah menjaga beliau).

Dan ceramah beliau yg pertamakali saya dengar adalah “24 jam bersama Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam”.

Wallahi, Saat itu saya sama sekali belum tau apa itu salafy, wahabi, dan lain lain. Yang saya terkejut pada ceramah beliau saat itu adalah tentang bagaimana kehidupan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi dijelaskan sunnah sunnahnya yang sama sekali saya belum pernah dengar dari kajian kajian yang biasa saya hadiri dimasjid masjid biasa.

Dari situ saya mulai cari tau lagi ceramah beliau di “recomended for you” yang biasanya muncul disamping samping sebelah kanan video youtube. Lalu saya mulai baca baca komentar komentar mulai yg pro dan kontra.

Sampai akhirnya saya mencari tau apa yang di pro dan kontrakan dengan menonton hampir semua kajian beliau.

Tapi dari situ saya justru jatuh cinta dengan kajiannya yang menurut saya terlalu ilmiah berbicara sesuai AlQur’an dan Hadist.

Ringkas dan akhir cerita sekarang saya bisa ninggalkan masa masa jahiliyah saya itu dan mulai ngaji AlQur’an dari NOL.

Sekarang harapan saya cuma satu yaitu doa dari saudara saudara muslim saya agar saya bisa tetap istiqomah. Ini sekedar sedikit kisah yang DEMI ALLAH saya alami sendiri bukan karangan dan kisah orang.

Kalau seandainya nanti kalian di surga duluan dan tidak kalian dapati ana ada disitu, tolong minta sama Rabbul Jallala untuk memasukkan ana kesitu

sumber : https://www.facebook.com/phetrock?fref=nf

Mudah-mudahan anda istiqamah diatas sunnah ini,.. dan menunjuki kaum muslimin kepada jalan sunnah ini,..

Aamiin..

———-
Sumber: Asli Bumiayu – www.aslibumiayu.net – Jumat,11 September 2015/27 Dzulkaidah 1436H

Print Friendly