Mulia Dengan Manhaj Salaf , Buku Yang Menjelaskan Secara Gamblang Apa Itu Manhaj Salaf

Buku Mulia Dengan Manhaj Salaf

Penulis: Yazid Bin Abdul Qadir Jawaz Penerbit: Pustaka At-Taqwa

Resensi:

Allah Yang Maha Mulia telah menurunkan kitab-Nya yang mulia melalui Malaikat Jibril ‘alaihis salam yang mulia, kepada Rasul-Nya yang mulia Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang luru Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-An’am: 53).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan kepada umat Islam jalan yang mulia agar umat Islam menempuh jalan yang mulia, yaitu jalan yang telah ditempuh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya radhiyallahu ‘anhum.

Jalan menuju kepada Allah hanya satu dan tidak bercabang, jalan itu lurus, jelas, terang, putih bersih dan tidak ada bercak-bercak syirik, bidah, khurafat, hizb, kelompok, golongan dan lainnya. Siapa saja yang menempuh jalan yang satu ini dia akar mendapat jaminan dari Allah Yang Maha mulia dan Rasul-Nya yang mulia, yaitu dia akan MULIA di dunia dan akan SELAMAT di akhirat.

Oleh karena itu, wajib atas umat Islam untuk kembali kepada agama Islam yang mulia menurut pemahaman Salafush Shalih Umat Islam wajib mengikuti aqidah, keyakinan, manhaj, akhlak muamalah, dan cara beragama para Shahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’iin.

Kita semua ingin mulia dan meraih kemenangan dan kejayaan dan yang paling penting kita semua ingin masuk SURGA. Mudah-mudahan kita diberikan taufik oleh Allah untuk menempuh jalan yang mulia ini dan istiqomah di atas Sunnah dar diwafatkan di atas Islam dan Sunnah dan dimasukkan ke Surga- Nya.

Amiin

Dapatkan bukunya, pesan sekarang juga,.

Silahkan kirimkan sms dengan FORMAT :

MDMS_nama anda_alamat anda

Kirimkan ke nomor sms center blog ini di
0823 1775 7628
HARGA 128.000,- belum termasuk ongkos kirim
Pengiriman menggunakan JNE Reguler

Ringkasan Buku Mulia dengan Manhaj Salaf

Prinsip Terpenting Manhaj Salaf dalam Aqidah:

  1. Sumber Aqidah adalah Kitabullah (Al-Qur-an), Sunnah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang shahih dan Ijma’ Salafush Shalih
  2. Menjadikah Sunnah yang shahih sebagai hujjah yang mutlak
  3. Memahami Nash-nash syar’i berdasarkan perkataan ulama salaf, Tafsir Mereka, dan Pendapat yang dinukil dari mereka
  4. Menerima wahyu sepenuhnya dan mempergunakan akal menurut fungsi yang sebenarnya serta tidak melampaui batas dalam perkara-perkara ghaib yang tidak dapat dinalar oleh Akal
  5. Menggabungkan (Mengkorelasikan) semua dalil yang ada dalam satu permasalahan
  6. Mengimanai ayat-ayat yang mutasyabih dan mengamalkan ayat yang muhkam
  7. Tidak mendalami ilmu kalam dan tidak mengikuti takwil ahli kalam

Sifat-sifat yang dengan nya seorang muslim berhak dikatakan Salafi:

  1. Berhukum dengan AlQur’an dan Sunnah dalam semua sisi kehidupan nya
  2. Berpegang pada penjelasan dari para Shahabat tentang setiap permasalahan agama secara umum dan lebih khusus lagi mengambil penjelasan mereka dalam masalah aqidah dan manhaj
  3. Tidak memperdalam masalah yang tidak dapat dinalar oleh akal
  4. Memperhatikan Tauhid Uluhiyah
  5. Tidak berdebat dan tidak bermajelis dengan ahlul bid’ah, tidak mendengarkan perkataan mereka atau membantah syuhbat-syubhat mereka, ini adalah jalan para Salafush Shalih
  6. Bersemangat dan bersungguh-sungguh menyatukan jamaah dan kalimat kaum muslimin di atas AlQur’an dan Assunnah menurut pemahaman Salaf
  7. Menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shalllahualaihiwasallam dalam ibadah, akhlah, dan semua sisi kehidupan sehingga mereka menjadi orang-orang yang terasing di tengah-tengah kaumnya
  8. Tidak fanatik melainkan kepada firman ALLAH tabaraka wata’ala dan sabda Rasul Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam yang tidak berkata dari hawa nafsu nya
  9. Melakukan amar ma’ruf nahi mungkar
  10. Membantah setiap orang yang menyelisihi manhaj salaf, baik Muslim maupun kafir, setinggi dan serendah apapun kedudukannya, baik menyelisihnya dengan sengaja maupun karena kesalahan, dan hal itu tidak termasuk menjelekkan dan menganggap rendah, tetapi termasuk nasihat dan kasih sayang terhadap orang yang dibantah
  11. Membedakan antara kesalahan yang berasal dari ulama-ulama islam yang mendasari dakwah nya yang dimulai di atas manhaj Ahlu Sunnah sehingga kesalahan nya itu termasuk ijtihad yang diberikan satu ganjaran sedang kesalahannya ditolak dan antara kesalahan-kesalahan para da’i penyeru bid’ah dari orang-orang yang mendasari dakwah mereka yang tidak dimulai dari manhaj Ahlu Sunnah sehingga kesalahan mereka terhitung sebagai perbuatan bid’ah
  12. Taqarrub (mendekatkan diri) kepada ALLAH dengan cara mentaati orang yang telah dijadikan ALLAH ta’ala sebagai ulil amri (pemimpin) bagi kita, tidak memberontak kepada mereka, mendo’akan mereka dengan kebaikan dan keselamatan, dengan tetap menasihati nya secara jujur
  13. Hikmah dalam berdakah mengajak kepada jalan ALLAH
  14. Memberikan perhatian yang besar terhadap ilmu yang bersumber dari AlQur’an, Assunnah, dan atsar Salaful Ummah serta mengamalkannya dan meyakini bahwa umat ini tidak akan menjadi baik kecuali jika mereka memperhatikan ilmu dan amal shalih
  15. Bersemangat melkukan Tashfiyah (pemurnian) dalam setiap bidang agama dan Tarbiyah (mendidik) generasi di atas ajaran yang telah dibersihkan tersebut

Prinsip-prinsip dakwah salafiyah:

  1. Kembali kepada AlQur’an dan Assunnah menurut pemahaman Salafus Shalih
  2. Berdakwah kepada Tauhid dan mengikhlaskan amal semata-mata karena ALLAH
  3. Dakwah Ahlu Sunnah Salafiyyin mengajak ummat islam untuk beribadah kepada Allah dengan benar
  4. Memperingatkan kaum muslimin dari bahaya syirik dan berbagai bentuk nya
  5. Berdakwah kepada ittiba’ (Mengikuti sunnah Rasulullah) dan memerangi taklid buta
  6. Memerangi bid’ah dan beragam pemikiran dari luar islam yang masuk ke dalam nya
  7. Menuntut ilmu syar’i
  8. Tashfiyah dan Tarbiyah
  9. Akhlaq dan Takziyatun Nufus
  10. Memperingatkan kaum muslimin dari bahaya hadis-hadis lemah, palsu, dan mungkar
  11. Memerangi hizbiyah dan fanatik golongan
  12. Berusaha mewujudkan kehidupan islami dan menegakkan hukum ALLAH di muka bumi.

sumber : http://fuad.wordpress.com/2012/09/29/ringkasan-buku-mulia-dengan-manhaj-salaf/

———-
Sumber: Asli Bumiayu – www.aslibumiayu.net – Minggu,15 Desember 2013/11 Safar 1435H

Print Friendly