Shalat Maghrib, Isya’ dan Subuh tanpa Dikeraskan Bacaannya

Pertanyaan:

Jika saya shalat dan tidak mengeraskan suara seperti ketika shalat Subuh atau Maghrib, maka bagaimana hukum shalat saya?

Jawaban:

Merendahkan suara dalam bacaan adalah sunnah di shalat Zhuhur, Ashar, rakaat terakhir shalat Maghrib, dan dua rakaat terakhir shalat Isya’. Sementara mengeraskan suara dalam bacaan di dua rakaat pertama shalat Maghrib dan Isya’ serta di shalat Subuh adalah sunnah. Karena itu, siapa saja yang tidak mengeraskan bacaan di dua rakaat pertama shalat Maghrib dan Isya’ serta di shalat Subuh, maka ia telah meninggalkan sunnah. Akan tetapi, shalatnya (tetap) sah.

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Anggota         : Abdullah bin Ghudayan

Rujukan: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz VI (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 317.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Kamis,15 Oktober 2015/1 Muharram 1437H

Print Friendly