Syarat-Syarat dan Rukun-Rukun dalam I’tikaf

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin pernah ditanya tentang rukun-rukun dan syarat-syarat i’tikaf. Beliau rahimahullah menjawab:

I’tikaf itu rukunnya, seperti yang pernah disebutkan, berdiam di masjid untuk menaati Allah ‘azza wa jalla. Beribadah kepadaNya. Mendekatkan diri kepadaNya. Fokus ibadah untukNya.

Adapun syarat-syaratnya, sama seperti syarat-syarat ibadah yang lain. Di antaranya, Islam dan berakal. I’tikaf seseorang sah, meski belum baligh. Juga sah bagi laki-laki dan perempuan. I’tikaf sah, meski tidak sedang shaum. Juga sah dilakukan di setiap masjid.

Rujukan: Fahd bin Nashir bin Ibrahim Alu Sulaiman (Ed). Majmu’ Fatawa wa Rasa-il Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin: Al Mujallad XX. Riyadh: Dar Ats Tsurayya li Nasyr wa At Tauzi’. 1423H/2003M, halaman 162.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Sabtu,14 Maret 2015/23 Jumadil Awal 1436H

Print Friendly