Adakah Shalat SUNNAH QABLA MAGHRIB?

Pertanyaan:

Kami dengar ada dua rakaat shalat sunnah sebelum shalat Maghrib. Apakah kami kerjakan atau kami tinggalkan? Apakah dua rakaat itu sunnah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?

Jawaban:

Telah shahih bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَلُّواْ قَبْلَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ ، صَلُّواْ قَبْلَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ ، صَلُّواْ قَبْلَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ

“Shalatlah dua rakaat sebelum [shalat] Maghrib, shalatlah dua rakaat sebelum [shalat] Maghrib, shalatlah dua rakaat sebelum [shalat] Maghrib.”

Lalu, beliau lanjutkan,

لِمَنْ شَاءَ

“Bagi siapa yang menginginkannya.”

Kuatir, jika orang-orang menjadikan dua rakaat ini sebagai sesuatu yang sunnah.

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim. Dalam dua kitab Shahih mereka itu, [diriwayatkan] dari Anas bin Malik bahwa beliau radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Adalah muazzin, apabila telah selesai azan, maka sahabat-sahabat nabi berdiri dan segera mencari tiang-tiang [untuk pembatas shalat] sampai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar. Dan mereka terus seperti itu: shalat dua rakaat sebelum [shalat] Maghrib dan tidak ada antara azan dan iqamah sesuatu pun.” [HR. Ahmad, Al Bukhari, Muslim, dan An Nasa-i]

 

Dalam riwayat Muslim, Anas radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Kami di Madinah. Jika muazzin telah selesai mengumandangkan azan untuk shalat Maghrib, para sahabat nabi bersegera mencari sutrah [pembatas] untuk shalat sunnah dua rakaat. Sampai-sampai, karena banyaknya orang yang mengerjakan shalat dua rakaat itu, ada seorang laki-laki asing yang masuk masjid, lalu mengira bahwa shalat sunnah sudah dimulai.” [HR. Muslim, Ad Daruquthni, Al Baihaqi]

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua   : Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi

Anggota        : Syaikh Abdullah bin Al Ghudayan dan Syaikh Abdullah bin Qu’ud

Rujukan: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz VII (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 251-252.

 

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Selasa, 8 Maret 2016/28 Jumadil Awal 1437H

Print Friendly