Anak Yang Terlahir Dari Orangtua Muslim, Tidak Perlu Mengulang Syahadat, Karena Agama Anak Mengikuti Agama Orangtuanya

Seorang Muslim Keturunan Apakah Harus Memperbaharui Syahadatnya Kala Memasuki Usia Baligh?Penanya : Ikhwan

Daerah Asal : dumai

Assalamu’alaikum ya ustad
apakah anak seorang muslim diwajibkan mengucapkan 2 kalimah syahadat setelah baliq yg di persaksikan oleh alim ulama. (seperti mualaf).

Jawab :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Seorang anak kecil yang kedua orang tuanya muslim dihukumi sama dengan kedua orang tuanya dari sisi agamanya. Apabila ia tetap dalam keadaan ini sampai ia baligh, ia tidak perlu memperbaharui syahadatnya. Berikut ini dua keterangan Ibnu Taimiyyah:

Pertama:
Hukum orang gila sama dengan hukum anak kecil. Apabila kedua orang tuanya adalah orang muslim maka ia juga muslim (dihukumi sebagai orang Muslim.pen) mengikuti kedua orangtuanya (agamanya.pen) dengan kesepakatan kaum Muslimin. Majmu’ Al-Fatawa 10/437

Kedua:
Kaum Muslimin bersepakat bahwa anak kecil yang mencapai baligh dalam keadaan Muslim tidak wajib untuk memperbaharui syahadatnya setelah ia baligh. Dar’u Ta’arudh Al-Aql wa An-Naql 8/8

وبالله التوفيق

Oleh : Mukhsin Suaidi
sumber : http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/mengucap-2-kalimat-syahadat.html

 

———-
Sumber: Asli Bumiayu – www.aslibumiayu.net – Kamis,24 Juli 2014/26 Ramadhan 1435H

Print Friendly