Dan Kita Tidak Bisa Sembarangan Melakukan Sujud Syukur Itu…

Pertanyaan:

Jika selesai shalat Witir, saya biasanya melakukan sujud syukur. Yakni [dalam bentuk] sekali sujud. Dan jika selesai shalat Dhuha, saya melakukan yang seperti itu juga. Maka, apakah boleh yang demikian itu? Dan apakah boleh bagi saya untuk sujud seperti itu di waktu kapan pun?

Jawaban:

Sujud syukur dilakukan ketika mendapat kenikmatan-kenikmatan yang menuntutnya untuk bersyukur. Adapun membiasakannya di setiap selesai shalat Witir atau shalat Dhuha, maka tidaklah kami ketahui ada dalilnya .

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua     : Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi

Anggota          : Syaikh Abdullah bin Al Ghudayan dan Syaikh Abdullah bin Qu’ud

Rujukan: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz VII (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 267-268.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Minggu,13 Maret 2016/3 Jumadil Akhir 1437H

Print Friendly