Haruskah Masjid Digembok ketika Malam Hari?

Pertanyaan:

Apakah masjid-masjid di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dikunci pada malam hari dan kaum muslimin yang datang untuk berkunjung ke tempat-tempat suci itu keluar dari sana serta tidur di sekitar beranda-beranda masjid?

Jawaban:

Di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sepengetahuan kami, masjid-masjid tidak dikunci dan waktu itu belum diberi karpet. Orang-orang pada waktu itu pun takut kepada Allah untuk merusak dan mengotori masjid-masjid. Ketika masjid-masjid mulai diberi karpet dan ada di dalamnya sesuatu yang dikuatirkan akan dicuri serta makin banyak orang-orang yang kurang berakal hingga terjadi oleh sebagian mereka pengrusakan masjid, maka boleh bagi pemerintah mengunci masjid-masjid jika mereka lihat ada mashlahat  [manfaat] sebagai bentuk penjagaan dan perlindungan atas apa-apa yang ada di masjid-masjid itu sekaligus mencegahnya dari kerusakan-kerusakan yang dibuat oleh orang-orang bodoh.

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua   : Abdurrazzaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan & Abdullah bin Qu’ud

Sumber: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz VI (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 308.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Kamis,15 Oktober 2015/1 Muharram 1437H

Print Friendly